oleh

Wahana Antariksa Kepler Temukan Planet Luar Surya Pertama Di Misi Barunya

Ilustrasi wahana antariksa Kepler di luar angkasa. Kredit: NASA

 – Wahana antariksa pemburu planet milik NASA yang berjulukan Kepler berhasil melaksanakan inovasi planet luar surya pertama yang ditemukan dengan memakai misi gres –K2.

Penemuan itu dilakukan dikala para astronom dan ilmuwan merancang ulang tujuan Kepler untuk misi K2 dan melanjutkan pencarian planet luar surya lain di jagad raya.

Planet luar surya pertama dari temuan misi gres Kepler diberi instruksi nama HIP 116454b, mempunyai diameter 2,5 kali lebih besar dari Bumi kita dan mempunyai periode orbit selama 9 hari. HIP 116454b dan bintangnya terletak sejauh 180 tahun cahaya dari Bumi, arah konstelasi Pisces.

Kepler mendeteksi planet-planet dengan metode transit, yaitu dikala sebuah bintang yang jauh dari Bumi cahayanya sedikit meredup, hal tersebut disebabkan adanya sebuah planet yang melintas di depannya.

Semakin kecil planet tersebut, semakin kecil peredupan sebuah bintang, sehingga pengukuran kecerahan harus benar-benar tepat.

Untuk mengaktifkan presisi itu, Kepler harus stabil. Tapi pada Mei 2013, pengumpulan data selama perpanjangan misi utama Kepler berakhir lantaran rusaknya dua dari empat roda reaksi, yang dipakai untuk menstabilkan Kepler.

NASA alhasil merancang misi K2, yang menjanjikan Kepler tidak hanya melanjutkan perburuan planet, tetapi juga akan mempermudah mengamati dan memelajari gugus bintang, galaksi aktif dan supernova.

Misi K2 telah resmi dimulai pada Mei 2014, dan telah berhasil mengamati lebih dari 35.000 bintang dan mengumpulkan data dari gugus bintang, tempat padat pembentuk bintang, dan beberapa planet dalam tata surya kita.

Makalah penelitian inovasi ini telah dipublikasikan dalam The Astrophysical Journal.

News Feed