oleh

Tata Cara Niat Dan Doa Sholat Taubat Nasuha Lengkap Arab Dan Latin

Tata Cara Dan Bacaan Niat Sholat Taubat Nasuha Shalat taubat ialah merupakan shalat sunat mua’kad yang dikerjakan oleh seseorang yang pada waktu lampau pernah melaksanakan perbuatan maksiat atau dosa dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.Sedangkan masa’lah taubat secara aturan itu ialah wajib, alasannya ialah dengan taubat akan menghapus semua dosa yang pernah dilakukan.

Maka oleh lantaran itu, setiap kali kita berbuat maksiat diwajibkan untuk bertaubat, ibarat yang Alloh telah jelaskan dalam qur’an, lantaran nuzulul qur’an atau kata lazimnya ialah turunnya alqur’an ialah menawarkan klarifikasi bagi umat islam dalam menjalankan kehidupannya di dunia demi tercapainya kebahagiaan akherat. Kalau seandainya kita melaksanakan perbuatan maksiat tidak segera bertaubat, nantinya bagaikan kita punya sehelai kain putih ternodai satu demi satu titik tidak segera dicuci akan merasa besar hati untuk dihilangkannya.

Begitu juga ruhani ( batin ) kita jikalau sudah banyak dipenuhi dengan perbuatan maksiat nantinya akan sulit untuk taubatanya. Kaprikornus taubat merupakan pembersih ruhani(batin). dari perbuatan maksiat bagaikan air jadi alat untuk kebersihan dhohir, karnanya setiap kita melaksanakan dosa yang besar maupun yang kecil harus segera bertaubat dengan cara pertama mengerjakan sholat taubat dan meratapi atas perbuatannya juga memperbanyak memohon pengampunana kepadaAlloh SWT.

Kenapa kita wajib bertaubat? biar supaya kita pulang kehadrat Ilahi dalam keadaan suci sesuai dengan firman Alloh,  QS At-Tahrim,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.

QS Al-Baqarah 2:222

إِنَّ اللَّـهَ يُحِبُّ التَّوّٰبِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

Artinya: Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.

Dari ayat ini kita simpulkan, sebaik-baiknya insan dihadapan Alloh bukan berarti  tidak pernah berbuat salah, tapi bila mana orang tersebut berbuat kesalahan pribadi bertaubat kepada Alloh SWT

DALIL SHOLAT TAUBAT
Hadits sahih riwayat Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ahmad dalam Musnad .

مَا مِنْ عَبْدٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا فَيُحْسِنُ الطُّهُورَ ، ثُمَّ يَقُومُ فَيُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ ، ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللهَ إِلَّا غَفَرَ اللَّهُ لَهُ

Artinya: Tidaklah seorang hamba berbuat satu dosa, kemudian ia bersuci dengan baik, kemudian berdiri untuk shalat dua rakaat, kemudian memohon ampun kepada Allah, melainkan Allah akan mengampuni dosanya.

Kemudian Nabi membaca surat Ali Imron 3:135

،ثم قرأ هذه الآية: [وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ

Artinya: Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, kemudian memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang sanggup mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.

Hadits Nabi riwayat Ibnu Hibban, Hakim dan Tabrani dalam Al-Ausath

وقال صلى الله عليه وسلم لمعاذ: إذا أسأت فأحسن.

Artinya: Nabi berkata pada Muadz: Apabila engkau berbuat dosa, maka berbuatlah kebaikan (sebagai bentuk taubat).
Sebuah atsar Sahabat yang sahih riwayat Abdurrazzaq dan Abu Ya’la Al-Mushili mengisahkan sikap generasi salaf yaitu Sahabat dan Tabi’in di mana banyak dari mereka yang sering melaksanakan shalat taubat menurut riwayat dari Abdul Aziz bin Abu Rawwad dari Nafi’ dari Ibnu Umar, ia berkata:

كَانَ إِذَا شَهِدَ الْعِشَاءَ الآخِرَةَ مَعَ النَّاسِ صَلَّى رَكَعَاتٍ، ثُمَّ نَامَ، وَإِذَا لَمْ يَشْهَدْهَا فِي جَمَاعَةٍ، أَحْيَا لَيْلَةً، قَالَ: أَخْبَرَنِي بَعْضُأَهْلِ مَعْمَرٍ، أَنَّهُ كَانَ يَفْعَلُهُ، فَحَدَّثْتُ بِهِ مَعْمَرًا، قَالَ: كَانَ أَيُّوبُ يَفْعَلُهُ

Artinya: Apabila Ibnu Umar shalat Isya’ berjamaah, maka ia shalat beberapa rakaat, kemudian tidur. Apabila tidak shalat berjamaah, maka ia berdiri malam dan ia berkata: Telah menceritakan padaku sebagian andal Ma’mar, bahwa ia melaksanakan itu (shalat taubat), kemudian saya ceritakan pada Ma’mar dan ia berkata: Ayyub juga melakukannya.

Dari Atsar ini sanggup disimpulkan bahwa mereka para Sahabat yakni Ibnu Umar, Ma’mar dan Ayyub As-Sakhtiyani – melaksanakan shalat Taubat secara terus menerus setiap hari.

Waktu Pelaksanaan Sholat Taubat

Shalat taubat (tobat) termasuk dari shalat sunnah mutlak yang sanggup dilaksanakan kapan saja. Siang maupun malam. Kecuali waktu yang dihentikan melaksanakan shalat sunnah.

Adapun waktu yang dihentikan untuk melaksanakan shalat sunnah ada 5 (lima) sebagai berikut:
1. Dari terbit fajar kedua hingga terbit matahari.
2. Dari terbit matahari hingga matahari naik sepenggalah (قيد رمح).
3. Dari dikala matahari persis di tengah-tengah hingga condong.
4. Dari shalat ashar hingga karam matahari.
5. Menjelang karam matahari hingga karam sempurna.

Syarat Sholat Taubat

Sebagaimana setiap shalat, syarat pertama ialah mushalli (orang yang shalat) harus suci dari hadats kecil dan besar. Kalau belum hendaknya mandi junub dan berwudhu terlebih dahulu.

Setelah itu, lakukan shalat 2 raka’at.

Niat Sholat Taubat

Niat shalat taubat ialah sebagai berikut:

أصلي سنة التوبة ركعتين لله تعالي

Artinya: Saya niat shalat sunnah taubat dua rokaat lantaran Allah.

Bacaan Sholat Taubat
Rakaat pertama: Membaca Al-Fatihah dan Surat Al-Kafirun

Rakaat kedua: membaca Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas.

Setelah final melaksanakan shalat taubat di anjurkan memperbanyak baca istigfar,

Syaratnya Taubat
1. Niat tidak akanmelaksanakan perbuatan maksiat (dosa) lagi
2. Tidak akan mengulangi lagi perbuatan maksiat,
3.Merasa menyesal atas perbuatan maksiat,
4. Kalau dosanya berafiliasi dengan insan ( hablumminannas ) harus minta maaf dulu kepada orangnya, atau jikalau berupa barang harus dikembalikan terlebih dahulu
5. Minta apmpunan kepada Alloh SWT atas segala apa yang pernah kita perbuat dalam ke maksiatan.

Sehabis itu pribadi berdo’a dengan bacaan sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ اِنِّى اَسْاَلُكَ تَوْ فِيْقَ اَهْلِ الْهُدَى وَاَعْمَالَ اَهْلِ التَّوْبَةِ وَعَزْمَ اَهْلِ الصَّبْرِ وَجِدَّ اَهْلِ الْخَشْيَةِ وَطَلَبَ اَهْلِ الرَّ غْبَةِ وَتَعَبُّدَ اَهْلِ الْوَرَعِ وَعِرْفَانَ اَهْلِ الْعِلْمِ حَتَّى اَخَافَكَ . اَللَّهُمَّ اِنِّى اَسْاَلُكَ مَخَا فَةً تَحْجُزُ نِى عَنْ مَعَاصِيْكَ حَتَّى اَعْمَلَ بِطَا عَتِكَ عَمَلاً اَسْتَحِقُّ بِهِ رِضَاكَ حَتَّى اُنَا صِحَكَ فِىالتَّوْ بَةِ خَوْ فًا مِنْكَ وَحَتَّى اَخْلِصَ لَكَ النَّصِيْحَةَ حُبًّا لَكَ وَحَتَّى اَتَوَ كَّلَ عَلَيْكَ فَ اْلاُمُوْرِ كُلِّهَاوَحُسْنَ ظَنٍّ بِكَ . سُبْحَانَ خَالِقِ نُوْرٍ

Artinya: Ya Alloh bekerjsama hamba memohon kepada-Mu Taufiq(pertolongan)nya orang-orang yang mendapat petunjuk(hidayah),dan perbuatannya orang-orang yang bertaubat, dan harapan orang-orang yang sabar, dan kesungguhan orang-orang yang takut, dan pencariannya orang-orang yang cinta, dan ibadahnya orang-orang yang menjauhkan diri dari dosa (wara’), dan ma’rifatnya orang-orang berakal sehingga hamba takut kepada-Mu. Ya Alloh bekerjsama hamba memohon kepada-Mu rasa takut yang membentengi hamba dari durhaka kepada-Mu, sehingga hamba menunaikan keta’atan kepada-Mu yang berhak mendapat ridho-Mu sehingga hamba tulus kepada-Mu dalam bertaubat lantaran takut pada-Mu, dan sehingga hamba mengikhlaskan ketulusan untuk-Mu lantaran cinta kepada-Mu, dan sehingga hamba berserah diri kepada-Mu dalam semua urusan, dan hamba memohon baik sangka kepada-Mu. Maha suci Dzat Yang Menciptakan Cahaya.

Keutamaan melaksanakan sholat taubat
Sholat Taubat lebih utama dikerjakan dengan sendirian, lantaran tidak termasuk jenis shalat yang disunnahkan untuk dikerjakan dengan cara berjamaah. Dan bertaubat itu juga bukan sesuatu yang harus dipamerkan, lantaran terkait dengan malu dan dosa yang pernah dilakukan oleh seseorang.

Rupanya sekian yang sanggup Admin uraikan mengenai Do’a dan Tata Cara Sholat Taubat Nasuha, namun yang termasuk shalat sunnah itu bukan hanya sholat taubat saja tapi masih banyak yang lainnya seperti: sholat idul fitri, shalat tahajud, shalat, Shalat hajat, shalat istikharah, Awabin, Witir dan masih banyak yang lainnya,makanya terus saja update disinisemoga bermanfaat bagi kita semuanya dan kita selalu sanggup melaksanakannya setiap dikala juga  dima pun kita berada.Amiiiin

News Feed