by

Spbu Untuk Pesta Nikah Disanksi, Warga Disarankan Cari Spbu Lain

SPBU jadi tempat menikah. Foto: Pool (Indonesia Crazy Picture)SPBU jadi tempat menikah. Foto: Pool (Indonesia Crazy Picture)

Jakarta – Dikarenakan melanggar standar keamanan yang tertuang dalam kontrak kolaborasi antara Pertamina dan para kawan perjuangan sebagai forum penyalur BBM, APMS No 66.0311 Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan milik PT Noor Avia Group dikenakan hukuman berupa pemberhentian pasokan BBM selama satu bulan. Sanksi didapat alasannya yaitu APMS tersebut menggelar resepsi ijab kabul di sana.

Pertamina tidak mengetahui resepsi ijab kabul yang diadakan pada 14 Oktober lalu. Meskipun ada pemberitahuan sebelumnya Pertamina tetap tidak akan menawarkan izin untuk menyalahgunakan fungsi dari APMS/SPBU.

“APMS tersebut berpotensi kehilangan pemasukan sekitar Rp 40 juta dalam satu bulan alasannya yaitu tidak dipasok BBM,” ungkap Manager Communication & CSR Region Kalimantan PT Pertamina, Yudy Nugraha ketika dihubungi detikOto (16/10/2018).

External Communication PT Pertamina, Arya Dwi Paramita menambahkan, supaya tidak mengganggu pelayanan konsumen BBM Pertamina di sana, Pertamina menyarankan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan BBM di SPBU Pertamina lainnya yang terdekat dengan lokasi. Selama tenggat waktu tersebut masyarakat sanggup memenuhi kebutuhan BBM di SPBU dengan lokasi terdekat yakni SPBU 64.711.04 Jalan H. Isbat dan SPBU 61.711.001 Jalan Brigjen H. Hasan Basri hingga APMS No 66.0311 Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin diizinkan beroperasi kembali.

Supaya tidak terjadi pelanggaran serupa yang berisiko ancaman bagi sekitar SPBU atau APMS Pertamina akan melaksanakan penegasan kembali kepada mitranya mengenai hukum dan kontrak yang sudah disetujui. “Nanti kami tegaskan lagi aturan-aturan yang sebetulnya sudah ada kepada kawan perjuangan kami yang menyalurkan BBM dari Pertamina supaya tidak terjadi lagi ke depannya,” pungkas Yudy.

Yudy mengaku bencana langka ini gres pertama kalinya terjadi khususnya di tempat Kalimantan. “Baru pertama kali juga ini ada yang mengadakan resepsi ijab kabul di SPBU, tapi selain itu belum pernah ada juga kasus penyalahgunaan fungsi SPBU di Kalimantan sepengetahuan saya,” ungkap Yudy.

News Feed