oleh

Resiko Ibu Hamil Naik Motor Jarak Jauh, Bunda Wajib Tahu

Resiko ibu hamil naik motor jarak jauh ➧ Apakah Anda termasuk orang yang hobi plesir naik motor ? Jika iya, sebaiknya urungkan niat Anda untuk perjalanan jarak jauh pakai motor alasannya yaitu ada banyak resiko yang akan Anda hadapi. Bila terpaksa harus melaksanakan perjalanan jauh sebaiknya jangan dilakukan pada usia kehamilan trimester pertama dan hendaknya naik kendaraan yang lebih nyaman.

Entah naik motor sendiri atau berboncengan, imbas yang mungkin terjadi pada ibu hamil perlu diwaspadai. Mengapa demikian ? alasannya yaitu sudah banyak kasus keguguran yang dialami ibu hamil gara gara perjalanan jarak jauh naik motor.

Salah satu anggota keluarga saya juga pernah mengalaminya, namun tidak hingga keguguran, gres ketuban merembes sehingga harus istirahat total selama lebih dari 5 bulan.

image from pixabay

Resiko Ibu Hamil Naik Motor Jarak Jauh

Hingga kini masih banyak kita jumpai ibu hamil yang suka pergi kemana mana naik motor,  pasalnya dikala ini motor yaitu alat transportasi yang simple dan gampang untuk dikendarai.

Namun demikian, demi menjaga sang buah hati alangkah baiknya ibu hamil tetap berhati hati dalam mengendarai sepeda motor dan tidak melaksanakan perjalanan jarak jauh naik motor. Coba baca dulu post kami dengan judul hamil muda naik motor jarahk jauh, bolehkah ?

Apabila ibu hamil nekat melaksanakan perjalanan jarak jauh dengan naik motor berarti ibu hamil siap menanggung beberapa resiko yang mungkin bakal terjadi. Apa saja resiko ibu hamil naik motor jarak jauh ? Di antaranya yaitu sebagai berikut :

1. Resiko ibu hamil jatuh dari motor

Nasib orang yaitu belakang layar dari Sang Khaliq, namun ibu hamil perlu memahami bahwa kondisi dirinya sedang berbadan dua. Keadaan ini tentu mensugesti cara ia dalam mengendarai sepeda motor.

Perut yang semakin membesar, perut mual dan kepala pusing sering kali dialami oleh ibu hamil sehingga dalam mengendarai motor jadi tidak nyaman bahkan cenderung beresiko besar, apalagi dikala ini jalan raya sudah ramai dengan kendaraan. Keadaan ibarat ini sangat tidak menguntungkan bagi ibu hamil, bahkan resiko terjatuh dari kendaraan menjadi sangat besar.

2. Keguguran

Perlu Anda ketahui bahwa sebetulnya janin dalam rahim itu mempunyai lapisan pelindung yang sangat berpengaruh sehingga ibu hamil tidak gampang mengalami keguguran hanya alasannya yaitu duduk kasus sepele. Namun demikian, Anda harus memahami bahwa pada dikala usia kehamilan masih muda (trimester pertama), kondisi kehamilan Anda masih belum kuat. Apabila terjadi guncangan keras maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi keguguran.

3. Kelelahan

Sebagaimana kita ketahui bahwa pada usia kehamilan trimester pertama (tiga bulan pertama), hari hari ibu hamil terasa sangat melelahkan. Perubahan hormon apda ibu hamil menciptakan tubuh terasa letih dan lelah bahkan sering pingsan.

Mual dan muntah pun tak sanggup dihindarkan, hampir setiap pagi ibu hamil berlari ke kamar mandi alasannya yaitu morning sickness. Keadaan ini akan menjadi lebih jelek apabila ibu hamil habis melaksanakan perjalanan jarak jauh pakai motor.

4. Membuat panik

Perjalanan jauh tidak sanggup dipastikan lancar atau tidaknya. Terkadang kita menjumpai macet panjang yang menciptakan pikiran jadi resah dan stress. Belum lagi bila di perjalanan ibu hamil melihat tragedi yang mengerikan ibarat kecelakaan dan lainnya, ini sanggup menciptakan ibu hamil kaget dna trauma. Resiko ini tentu tidak hanya terjadi pada ibu hamil yang melaksanakan perjalanan naik motor saja, tapi perjalanan naik kendaraan apapun juga dihantui dengan resiko ini. Ada sedikit tips biar perjalanan Anda nyaman dan aman, silakan dibaca tips kondusif traveling dikala hamil.

5. Ibu hamil mengalami pendarahan

Kejadian tak terduga sering kali dialami oleh ibu hamil gara gara naik motor jarak jauh. Seperti yang pernah dialami oleh salah satu anggota keluarga kami, gara gara perjalanan jauh naik motor ia harus istirahat total berbulan bulan. Belum usang ini teman erat kami juga mengalaminya, bahkan hingga terjadi keguguran. Hal ini tentu tidak diperlukan oleh semua ibu hamil, maka waspadalah ! waspadalah !

6. Bayi lahir prematur

Kelahiran prematur sanggup terjadi alasannya yaitu banyak faktor, salah satunya alasannya yaitu ibu hamil mengalami guncangan keras. Perjalanan motor di jalan yang rusak dan berlubang kerap kali mengakibatkan guncangan keras yang sanggup mengakibatkan gangguan kehamilan serius. Pada dikala usia kehamilan gres menginjak trimester ketiga, guncangan ini sanggup mendorong terjadinya kelahiran prematur. Bayi lahir prematur belum mempunyai sistem pernapasan yang tepat sehingga harus mendapat penanganan khusus dari tim medis.

7. Kepala pusing

Perjalanan jauh tak selamanya menyenangkan, bahkan lebih sering menciptakan tubuh terasa sangat lelah dan kepala pusing. Resiko ini benar benar  menghantui ibu hamil, terutama bagi ibu hamil yang mempunyai tekanan darah rendah. Terlebih lagi bila usia kehamilan gres masuk pada trimester pertama.

8. Kehamilan terganggu

Ada banyak tragedi yang mungkin dialami oleh ibu hamil yang menentukan perjalanan jauh dengan naik motor seprti terkena guncangan keras, kelelahan dan dehidrasi. Keadaan itu sanggup memicu terjadinya duduk kasus kehamilan ringan dan atau parah.

Itulah beberapa resiko ibu hamil naik motor jarak jauh yang perlu Anda waspadai. Menjaga kehamilan biar tetap sehat dan tidak banyak keluhan hendaknya terus dilakukan oleh ibu hamil biar kehamilan menyenangkan. Salam

INFO UPDATE