oleh

Registrasi Ulang Sim Card

Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menyampaikan pendaftaran ulang kartu prabayar yang divalidasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) e-KTP penting dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan nomor.

“Registrasi ulang ini berlaku bagi pengguna kartu perdana yang gres maupun yang lama. Untuk apa? Membatasi hoax, terorisme, dan penipuan melalui SMS,” kata Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia Agung Harsoyo ketika sosialisasi di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (20/10/2017).

Menurutnya, pendaftaran memakai nomor e-KTP ini untuk memperkuat validasi data secara akurat, sehingga para pengguna akan berpikir ulang untuk melaksanakan hal-hal berbau kejahatan.

Penetapan ini diatur dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi, yang terakhir telah diubah dengan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 14 Tahun 2017 Tentang Perubahan atas Peraturan Menkominfo Nomor 12 Tahun 2016 wacana Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

“Penegasannya untuk menjadi pengguna jasa telekomunikasi yang baik,” kata dia, menyerupai dikutip Antara.

Menurutnya, selama ini data kartu seluler tidak sanggup membaca data pelanggan yang sebenarnya, apalagi dengan munculnya kartu data internet sekali pakai.

BRTI menjamin keamanan seluruh data pengguna yang dimasukkan ketika registrasi, meski operator seluler, diberikan ruang untuk mengakses data kependudukan yang ada di database Dukcapil semoga sanggup memverifikasi nomor pelanggan.

Menurutnya, operator seluler hanya mempunyai saluran untuk validasi sehingga tidak akan disalahgunakan untuk kepentingan tertentu.

“Saya katakan bahwa saya langsung sanggup menjamin, data itu larinya dari pelanggan ke operator maka niscaya akan dijaga dengan baik,” kata dia.

Registrasi kartu prabayar ini sanggup dilakukan mulai 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018. Apabila hingga dengan tanggal tersebut belum melaksanakan registrasi, maka diberi waktu 15 hari. Bila masih belum, maka akan diblokir untuk panggilan keluar dan pengiriman SMS keluar.

Kemudian 15 hari berikutnya belum mendaftar akan diblokir tidak sanggup melaksanakan panggilan keluar maupun mengirim pesan singkat keluar. Dan terakhir, akan diblokir seluruh layanan, termasuk data internet.

INFO UPDATE