by

Rahasia Sukses Berinvestasi Emas

Rahasia investasi emas Untuk bisa benar­benar sukses dalam berkebun emas, kita harus siap investasi jangka panjang. Minimal 2­3 tahun. Karena dalam jangka panjang harga emas selalu naik, dan metode ini cukup memberikan keuntungan yang lumayan kalau kita bisa sabar menunggu momen yang pas untuk menjual emas dari hasil perkebunan emas kita ,Menurut Rulli, sebaiknya investor menggunakan emas murni 24 karat (kemurnian 99,99%) sebagai instrumen investasinya, pasalnya jaminan kualitas dan kadar emas sangat terjamin terlebih jika ditambah dengan adanya sertifikat.

Rahasia Cara berkebun emas lengkap. Paling menguntungkan

Sebenarnya sederhana. Kita harus membeli emas batangan pertama dulu, lalu digadaikan ke pihak bank syariah atau pegadaian (Kalau bisa pilih lembaga yang memberikan nilai gadai paling tinggi dengan biaya gadai termurah; biasanya Bank­bank syariah). Nantinya uang dari hasil gadai pertama tadi anda pakai lagi untuk beli emas yang kedua (untuk beli emas baru, tentu saja kita harus menyediakan dana tambahan, karena uang gadai pertama yang kita dapatkan cuma 60­80% harga emas yang kita gadaikan).

Lakukan langkah ini secara berulang­ulang hingga anda merasa cukup. Sesuaikan juga dengan kondisi finansial anda. Nantinya, emas terakhir yang ada JANGAN dijual. Rulli menyebutnya “kunci harta karun”, karena emas ini nantinya yang akan dipakai untuk menebus emas yang sudah kita gadai sebelumnya satu­persatu. Jadi kita hanya bisa menjual emas tersebut minimal kalau harga emas sudah naik 30% dari harga awalnya. Disinilah kita bisa memanen kebun emas tersebut. Kelebihan dari sistem investasi kebun emas ini adalah, penggunaan modal investasi yang 2/3 berasal dari bank. Setelah 2­3 tahun, utang kita(investor) akan menurun seiring dengan naiknya harga emas. Emas sendiri adalah logam yang kebal inflasi, alias zero inflation.

Cantoh Cara Penerapannya :

  • Investasi emas rutin: 25 gram
  • Asumsi harga 25 gram emas: Rp 9.000.000
  • Tambahan uang anda saat ini: Rp 3.750.000
  • Nilai gadai: 80% dari harga emas
  • Harga taksir bank: Rp 300.000/gr
  • Biaya titip: Rp 2.500/gr/bulan
  • Anda beli emas 25 gram, maka dana gadai yg anda dapatkan (Rp 300.000 x 80% x 25 gram)= Rp6.000.000 Biaya titip 1 tahun (Rp 2500 x 25 gram x 12 bulan)= Rp 750.000.

Langkahnya:

  • Beli emas 25 gram, lalu gadaikan
  • Anda dapat dana segar 6 juta
  • Tambah dana Rp 3 jt dari uang anda, menjadi Rp 9 juta
  •  Beli lagi emas, plus biaya titip 750rb/tahun
  • Ulangi langkah diatas setiap anda punya dana lebih Rp 3.750.000

Jika anda berhasil mengulangi proses gadai ini sampai 5x (dan singkat cerita harga emas naik minimal 30%) maka:

  • Harga emas batangan 25 gram anda sekarang bernilai Rp 12 juta
  • Cara memanennya: jual emas ke­5 ==> dapat dana segar 12 jt ==> dst.. dana dipakai untuk
    menebus semua emas­emas lainya

Berapa Keuntungan

Total Modal:

  • Beli emas pertama: Rp 9 juta
  • Beli emas ke­2 sampai ke­5 : Rp 3 jt x 4 = Rp 12 juta
  • Biaya titip Rp 750 rb x 4 = Rp 3 juta
  • Total modal = 9 jt + 12 Jt + 3 Jt = Rp 24 juta

Hasil Panen Emas:

  • Penjualan emas: Rp 12 jt x 5 emas = Rp 60 jt
  • Tebus gadai: Rp 6 jt x 4 = Rp 24 Jt
  • Panen bersih: 60 jt ­ 24 jt = Rp 36 Jt

Keuntungan Bersih Investasi Kebun Emas:

  • = Hasil Panen ­ Modal
  • = 36­24
  • = Rp 12 jt

Metode Investasi Emas Tradisional vs Investasi Kebun, Emas. Mana Lebih Untung?

Metode investasi emas tradisional:

Dengan modal Rp 24 jt, saat harga emas masih 9 jt atau 360 ribu/gram, maka kita punya emas sebanyak (24 juta : 360 ribu) = 66,66 gram emas 3 tahun kemudian harganya naik 30%: berarti harga emas adalah Rp. 480 ribu/gram, maka total uang kita = (Rp 468.000 x 66.66 gram) = Rp 31.196.880.

Keuntungan Bersih Investasi Emas Tradisional:

= Harga terakhir ­ modal
= (Rp 31.196.880 ­ Rp 24.000.000)
= Rp. 7.196.880

Bisa dilihat, dengan modal yang sama: Hasil metode investasi emas tradisional kalah dengan metode kebun emas. Malah hampir 2 x lipat. Itu pun asumsi harga cuma naik 30%. Kalau harga emas naik lebih dari 30% maka daya ungkit keuntungan pun lebih besar

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed