oleh

Posisi Bumi Di Galaksi Bimasakti

Mengamati galaksi Bimasakti di Cangar, Jawa Timur. Kredit: Martin Marthadinata

 – Bumi kita bukan merupakan satu-satunya planet di Tata Surya, Tata Surya kita juga bukan satu-satunya sistem bintang di galaksi Bimasakti. Diperkirakan Bimasakti punya 100-400 miliar bintang, salah satunya yaitu Matahari. Di mana posisi Bumi dan Matahari di galaksi Bimasakti?

Pada periode pertengahan silam, awalnya banyak yang percaya bahwa Bumi yaitu sentra dari alam semesta kita. Persepsi ini disebabkan lantaran insan zaman dahulu merasa bahwa Bumi diam, sementara benda-benda langit tampak seolah mengitarinya.

Berkat majunya teknologi yang dimiliki manusia, pengamatan dan perhitungan terus dilakukan. Dan ditemukanlah fakta bahwa Bumi (dan semua objek lainnya di Tata Surya), ternyata mengorbit Matahari, bukan sebaliknya, bukan pula Bumi sebagai pusatnya.

Hal yang sama berlaku perihal posisi Tata Surya kita dalam galaksi Bimasakti. Matahari bukanlah sentra dari galaksi Bimasakti, Matahari hanyalah satu dari ratusan miliar bintang di Bimasakti. Tapi di mana posisi tepatnya?

Ukuran Galaksi Bimasakti

Sebagai permulaan, kita harus mengetahui dulu bahwa galaksi Bimasakti yaitu sebuah struktur yang amat sangat luar biasa besar. Diameter dari tepi ke tepi Bimasakti diperkirakan mencapai 100.000-120.000 tahun cahaya, sementara tebalnya sekitar 1.000 tahun cahaya tebal. Sekadar informasi, 1 tahun cahaya setara dengan 9,4 triliun km. Bisa bayangkan betapa besarnya galaksi ini?

Galaksi Bimasakti dapat mencapai ukuran sebesar ini lantaran galaksi kita pernah memakan galaksi lain yang lebih kecil di dekatnya, dan bahkan masih melakukannya dikala ini. Proses memakan galaksi inilah yang menciptakan Bimasakti menjadi lebih besar daripada bentuk awalnya dulu.

Struktur Galaksi Bimasakti

Jika Anda dapat bepergian ke luar galaksi Bimasakti dan melihat galaksi kita dari pecahan atasnya, Anda akan melihat bahwa Bimasakti yaitu galaksi spiral berpalang. Sejauh ini diketahui Bimasakti mempunyai 4 lengan spiral, di mana lengan ini bergerak mengelilingi sentra galaksi.

Lengan spiral terbentuk dari gelombang kepadatan bintang yang mengorbit Bimasakti. Dengan kata lain, lengan ini merupakan kumpulan bintang dan awan gas. Matahari kita berada di salah satu lengan galaksi tersebut.

Ilustrasi lengan Bimasakti. Kredit: T. Dame

Seluruh gambar galaksi kita sejauh ini yaitu permodelan komputer yang berbasis pada pengamatan dari Bumi, bukan hasil dari pengamatan pribadi galaksi Bimasakti secara keseluruhan. Sampai dikala ini, sangat sulit bagi para astronom untuk mengetahui ibarat apa wujud sesungguhnya dari galaksi Bimasakti.

Selama beberapa dekade terakhir, para astronom melalui observasi, rekonstruksi, dan perbandingan dengan galaksi lain yang dianggap ibarat Bimasakti berusaha mendapat citra yang terperinci perihal ibarat apa wujud galaksi kita.

Kembali ke topik awal, di mana posisi Bumi dan Matahari di galaksi ini? Tata Surya (termasuk Bumi dan Matahari) sejauh ini diketahui terletak sekitar 25.000 tahun cahaya jauhnya dari sentra galaksi dan 25.000 tahun cahaya dari tepian galaksi. Makara pada dasarnya, Bumi kita berada di wilayah tengah antara sentra galaksi dengan tepian galaksi.

Para astronom telah setuju bahwa Bimasakti mungkin mempunyai dua lengan spiral besar, yakni lengan Perseus dan lengan Scutum-Centaurus. Tata Surya kita sendiri terletak di suatu tempat di antara kedua lengan tersebut, lengan Orion-Cygnus. Lengan ini mempunyai lebar 3.500 tahun cahaya dan panjang 10.000 tahun cahaya panjang, di mana ia terputus dari lengan Sagitarius.

Anda mungkin akan terkejut untuk mengetahui bahwa diharapkan sekitar 250 juta tahun bagi Matahari uktuk menuntaskan satu putaran penuh mengitari sentra galaksi Bimasakti, atau yang dikenal sebagai “Tahun Galaksi”.

Matahari bersama seluruh objek Tata Surya diperkirakan gres satu kali melaksanakan revolusi terhadap sentra Bimasakti, yakni pada era di mana masih ada dinosaurus di Bumi. Revolusi berikutnya mungkin terjadi ketika umat insan telah punah, atau mungkin ketika Matahari telah menjelma bintang raksasa merah.

Jadi, sudah tahu kan posisi kita di galaksi Bimasakti? Kita bukanlah apa-apa di galaksi dan bahkan di alam semesta yang maha luas ini. Be nice, people.

INFO UPDATE