oleh

Misteri Gunung Himalaya

Berdasarkan cerita-cerita yang berkembang dari penduduk lokal disekitar Everest Base Camp Trek, ada beberapa mitos terkenal tentang Gunung Everest. Beberapa dari kami tentunya pernah mendengar tentang Yeti tentunya, atau legenda tentang orang salju .

Mitos dari Tibet

Dalam mitologi Tibet, Dewa-Dewa gunung punya kekuatan luar biasa dan pengaruh besar diantara orang. Hal ini karena gunung sangat berhubungan dengan penduduk Tibet. Bila dilihat-lihat, gunung-gunung ini sangat besar, mendominasi semua horizon, menutupi sebgaian langit, dan cuaca serta iklimnya sendiri gak bisa dipandang sebelah mata. Awan, angin, badai, kilat, halilintar, salju, dan hujan begitu intensenya. Dan kadang cuaca-cuaca tadi terlihat berwujud seperti hewan, orang, atau makhluk-makhluk imajinasi lainnya. Nah, Perubahan-perubahan iklim inilah yang mengakibatkan lahirnya legenda-legenda dan cerita diantara orang. Beberapa diantaranya seperti yang terdapat berikut ini.

Mitos yang satu ini sangat spesial di wilayah pegunungan Himalaya. Di kisahkan sebagai 5 saudara wanita dan setiap saudara mewakili setiap gunung yang terdapat di sini.

Sebagai Saudara sulung ada Tashi Tseringma (bkra shis tshe ring ma), digambarkan seperti wanita muda dan cantik mengendarai singa salju putih sambil memegang Vajra di tangan kanan dan satu buah kendi berisi air panjang umur di tangan kirinya.

Adiknya Tingi Shalzangma (mthing gi zhal bzang ma), berkulit biru, mengendarai kuda betina sambil memegang cermin perak ditangan kanan dan tangan kirinya memegang spanduk dewa.Sementara itu, Dewi Miyo Lozangma (mi g. yo blo bzang ma), berkulit kuning dan mengendarai harimau betina, sambil memegang semangkuk makanan di tangan kanan serta ada hewan luwak yang duduk ditangan kirinya.

Chöpen Drinzangma (cod dpan mgrin bzang ma), Dewi yang berkulit merah ini memegang permata ditangan kanannya, sementara tangan kirinya memegang sekotak permata, tunggangannya adalah seekor kijang. Saudara terakhir adalah Täkar Drozangma (gtal dkar ´gro bzang ma), dengan kulitnya yang hijau dan 2 tangan, Dewi ini memegang rumput di tangan kanannya dan ular di tangan kirinya sambil mengendarai naga betina.Ke lima saudara wanita ini konon dipercayai sangat pintar dan bijaksana.

Tali Surga

Warga tibet yang tinggal pegunungan Himalaya meyakini bahwa ada tali atau jalan yang menghubungkan antara surga dengan puncak gunung Everest. Gak hanya tali, tapi bisa juga berupa elemen cuaca seperti pelangi yang terlihat bagaikan jembatan yang menyatukan antara alam nyata dan alam gaib. Mulanya, para Dewa yang melakukan perjalanan antara surga dan bumi digambarkan dalam bentuk hewan seperti sapi atau kuda liar. Kemudian secara perlahan, hewan-hewan suci ini diceritakan menyerupai orang. Dan saat sejarawan Tibet menuliskan biografi keluarga kerajaan, mereka mengkaitkan raja dengan surga tadi. Jadi raja pertama Tibet dilegendakan sebagai keturunan dari langit yang hadir di pegunungan keramat Himalaya. Dan Bila kami bisa mendaki sampai ke puncak Everest, maka kami akan sampai ke tempat asal raja generasi pertama Tibet berasal.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

INFO UPDATE