by

Menanti Kendaraan Beroda Empat Dan Motor Nasional

Esemka yang digadang-gadang akan jadi kendaraan beroda empat nasional. Foto: dok detikcomEsemka yang digadang-gadang akan jadi kendaraan beroda empat nasional. Foto: dok detikcom

Jakarta – Sudah cukup usang masyarakat Indonesia menanti kehadiran akan kendaraan yang dibentuk dan dikembangkan negeri sendiri baik itu kendaraan beroda empat maupun motor nasional. Membuatnya pun tak mudah, membutuhkan waktu yang panjang.

Indonesia bukannya tidak bisa memproduksi motor dan kendaraan beroda empat dalam negeri. Buktinya jutaan kendaraan diproduksi di Tanah Air setiap tahunnya. Sayangnya kendaraan tersebut belum ada yang murni merek nasional. Motor dan kendaraan beroda empat tersebut diproduksi produsen otomotif besar menyerupai Toyota, Honda, Suzuki, dan sederet merek besar lain di pabrik yang dibangunnya di sini.

Asa menciptakan kendaraan nasional sempat muncul ketika Timor hadir. Perusahaan otomotif garapan Tommy Soeharto itu sempat menjual sedan dengan nama Timor yang kabarnya diproduksi di pabrik tempat Cikampek. Tetapi sayang, Timor hanya bisa hadir selama satu tahun kemudian bangkrut.

Kemudian pada tahun 2009 sebuah kendaraan beroda empat berjulukan Esemka muncul. Pada kemunculan pertamanya, Esemka masih dipandang sebelah mata. Hingga kesannya pada tahun 2012 keinginan akan mempunyai kendaraan beroda empat nasional kembali muncul ketika Esemka dipakai oleh Joko Widodo (Jokowi) sebagai kendaraan dinasnya ketika menjabat sebagai Walikota Solo ketika itu. Esemka menjadi primadona bahkan diklaim sudah terpesan 7.000 unit ketika itu. Yang memesan pun bukan masyarakat biasa saja, melainkan juga dari kalangan pejabat.

Sebelumnya tahun 2010, Esemka pernah melakoni uji emisi namun gagal sampai kesannya kendaraan beroda empat belum bisa diproduksi secara massal. Esemka kemudian kembali gagal dalam uji emisi pada tahun 2012. Hal itu juga menghambat Esemka tak bisa diproduksi massal.

Kabar soal Esemka memang naik turun dan menciptakan masyarakat Indonesia harus lebih bersabar menanti kapan kendaraan beroda empat yang diperlukan jadi kendaraan beroda empat nasional pertama Indonesia itu bisa muncul. Pada tahun 2018, nama Esemka kembali mencuat. Tak tanggung-tanggung delapan kendaraan beroda empat sekaligus siap diluncurkan oleh Esemka. Kedelapan kendaraan beroda empat tersebut juga sudah menjalankan uji tipe dan diperbolehkan masuk ke dapur produksi. Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono bahkan menyebut kendaraan beroda empat bakal meluncur tahun 2019.

“Saya memang tidak pribadi menangani tapi yang aku dengar pabriknya sudah disiapkan, assembling line sudah disiapkan, malahan jikalau nggak salah mau ada launching Esemka dalam waktu dekat,” begitu ujar Diaz simpulan pekan lalu.

Mobil nasional bukanlah satu-satunya hal yang dinantikan masyarakat Indonesia. Motor listrik buatan anak bangsa pun tengah disiapkan dan bakal meluncur dalam waktu dekat. Motor yang disapa Gesits garapan PT Gesits Technologies Indo, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan WIKA melalui PT Wika Industri dan Konstruksi itu kabarnya akan diluncurkan pribadi oleh Presiden Jokowi dalam waktu dekat.

Gesits yang disebut bakal jadi motor listrik murni buatan anak bangsa. Gesits yang disebut bakal jadi motor listrik murni buatan anak bangsa. Foto: Agung Pambudhy

“Nanti di-launching Presiden. (Tinggal) nunggu waktunya Presiden. Tahun ini mau launching (motor listrik Gesits),” ungkap Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) atau WIKA, Tumiyono.

Wah jalanan Indonesia bakal makin ramai ya, Otolovers. Pilihan kendaraan beroda empat dan motor pun semakin beragam, patut dinantikan nih!

News Feed