by

Malam Ini, Okultasi Saturnus Terlihat Di Indonesia

Okultasi Saturnus di Australia Barat pada 14 Mei 2014. Kredit: Colin Legg Photography

 – Saat senja pada Senin, 4 Agustus 2014 pengamat langit di Indonesia berkesempatan mengamati insiden astronomi yang rugi kalau diabaikan.

Okultasi Saturnus! Masih terasa absurd perihal istilah okultasi? Okultasi bahwasanya hampir sama dengan transit ataupun gerhana.

Okultasi sejatinya merupakan istilah yang diberikan di mana seorang observer atau pengamat menyaksikan sebuah benda langit “yang tampak lebih besar” melintas didepan benda langit “yang tampak lebih kecil” yang menjadikan seluruh piringan benda langit “yang tampak lebih kecil” tertutup sempurna.

Lain halnya dengan transit dan gerhana. Transit yaitu istilah yang diberikan dikala benda langit yang tampak lebih kecil melintas melewati permukaan benda langit “yang tampak lebih besar”.
Sedang gerhana yaitu istilah yang diberikan dikala benda langit menutupi benda langit lainya di mana antara kedua benda langit tersebut tampak “seolah” mempunyai lebar piringan yang sama.

Pada insiden okultasi, benda langit yang tertutup tidak hanya planet saja melainkan sebuah bintang, asteroid dan satelit alam lainnya.

Begitu juga benda langit yang menutupi tidak selalu harus Bulan melainkan planet menutupi sebuah bintang, asteroid menutupi sebuah bintang dan bulan menutupi sebuah satelit alami (planet yang mempunyai lebih dari 1 satelit).
Untuk okultasi Saturnus malam ini, Saturnus akan ditutupi oleh Bulan ibarat pada foto di atas. Anda sanggup mengamatinya mulai Matahari terbenam sore ini.
Okultasi Saturnus ini sudah terjadi mulai pukul 16:30 WIB. Kita tidak akan melihat kehadiran Saturnus di langit sampai pukul 17:55 WIB. Ini dikarenakan Saturnus berada di balik Bulan dikala kita mulai mengamati sesudah Matahari terbenam.
Temukan dulu Bulan, kalau Bulan tidak ditemukan maka sanggup dipastikan langit tempat Anda mendung atau Anda sedang tidak berada di Bumi.
Peristiwa ini sanggup diamati dengan mata telanjang. Namun, untuk mengamati cincin Saturnus diperlukan teleskop. Lewat mata, Saturnus hanya nampak bagai bintang kuning keemasan.
Selamat mengamati!

News Feed