oleh

Lubang Hitam Supermasif Ini ‘Bersendawa’

— Para astronom telah menemukan sendawa raksasa dari lubang hitam besar di jantung galaksi yang jauh. Ledakan itu 10 kali lebih terang dari ledakan bintang terbesar, kata para ilmuwan.

Sendawa raksasa ini ditemukan ketika astronom mempelajari galaksi NGC 660, yang terletak 44 juta tahun cahaya di konstelasi Pisces.

“Penemuan ini sepenuhnya kebetulan. Pengamatan kami sudah berlangsung beberapa tahun dan ketika kita melihat mereka (sendawa), kami menemukan bahwa satu galaksi telah berubah dari waktu ke waktu dari hening dan membisu lalu kesudahannya mengalami ledakan,” Kata peneliti Robert Minchin dari Arecibo Observatory di Puerto Rico menyampaikan dalam sebuah pernyataan.

Untuk memilih apakah ledakan itu dari sebuah supernova – ledakan simpulan bintang – atau inti galaksi, para peneliti memakai Array dengan sensitivitas tinggi, jaringan global dari teleskop yang meliputi Baseline Array, Teleskop Arecibo, NSF’s Green Bank Telescope, dan Effelsberg Radio Telescope di Jerman.

Alih-alih menemukan cincin yang menyampaikan kejadian supernova, para peneliti menemukan lima lokasi dengan emisi radio terang berkumpul di sekitar inti galaksi.

“Penjelasan yang paling mungkin yakni ada jet yang berasal dari inti, tetapi mereka diproses atau bergoyang dan hot spot yang kita lihat merupakan titik di mana jet menabrak bahan bersahabat inti galaksi,” kata Chris Salter, juga dari Arecibo Observatory.

Ledakan kemungkinan berasal dari lubang hitam supermasif di sentra galaksi NGC 660. Lubang hitam supermasif yakni struktur raksasa di inti galaksi yang berukuran antara jutaan dan miliaran kali lebih besar ibarat matahari. Mereka jauh lebih besar dari lubang hitam yang terbentuk dari kehancuran bintang raksasa yang bermassa sekitar 10 kali Matahari. [space, sigit]

INFO UPDATE