oleh

Kisah Petualangan Wahana Antariksa Rosetta Menuju Komet 67P

Closeup permukaan komet 67P dipotret oleh wahana antariksa Rosetta. Kredit: ESA

 – Setelah perjalanan 10 tahun dan menempuh 4 miliar mil melalui alam semesta yang mahaluas, wahana antariksa Rosetta milik Agensi Antariksa Eropa (ESA) kesudahannya datang di komet tujuannya!

Wahana Rosetta sudah bertemu dengan komet 67P/Churyumov-Gerasimenko, pada Rabu, 6 Agustus 2014 pukul 16:51 WIB.

Hari itu menjadi hari bersejarah bagi Eropa sebab wahana antariksa Rosetta akan menjadi objek buatan insan pertama yang mengorbit komet, dan pada bulan November, untuk yang pertama kalinya, ia akan menjatuhkan sebuah pendarat ke permukaan salah satu pengembara es ini.

Penantian Yang Panjang
Misi Rosetta diluncurkan pada Maret 2004, meluncur dalam perjalanan panjang dan berputar mengelilingi Matahari.

Wahana ini telah berayun mengelilingi Matahari sebanyak lima kali dan dan sudah 3 kali melintas bersahabat Bumi.

Wahana ini tertidur setengah perjalanan panjangnya. Anggota tim misi membangunkan Rosetta pada bulan Januari 2014 untuk mempersiapkan pertemuannya bersahabat sasaran komet, mengakhiri rekor 957 hari hibernasinya.

Rosetta kesudahannya bakal mengorbit komet 67P/Churyumov-Gerasimenko yang mempunyai lebar 4 km dan bakal memakan waktu sekitar 6,5 tahun untuk menuntaskan satu putaran mengelilingi Matahari bersama sang komet.

Orbit komet ini yang berbentuk elips membawanya melampaui Jupiter pada titik terjauh dari Matahari dan antara Mars dan Bumi pada titik terdekatnya.

Mempelajari Komet
Rosetta akan menunjukkan beberapa drama kosmik pada bulan November, saat Rosetta menjatuhkan pendarat yang disebut Philae ke permukaan 67P.

Philae akan mengebor komet ini untuk mengambil sampel dan menangkap gambar dari permukaan objek.

Rosetta dan wahana pendarat Philae terus mengikuti pendekatan terdekat 67P dengan Matahari dan kemudian ayunannya di sekitar Matahari untuk melihat perubahan komet selama perjalanan ini.

Pengamatan ganda ini harusnya sanggup mengungkap banyak diam-diam wacana komposisi komet, yang pada gilirannya akan membantu para peneliti lebih memahami evolusi tata surya.

Good luck, Rosetta!

INFO UPDATE