oleh

Keutamaan Dan Aturan Amalan Yang Di Lakukan Malam Nisfu Sya’ban

Amalan Nisfu Sya’ban Dan Keutamaannya Nisfu Sya’ban yaitu berasal dari kata Nisfu (bahasa Arab) yang berarti separuh atau pertengahan, sedangkan arti Sya’ban yaitu nama bulan ke-8 dalam hitungan kalender Islam. Dengan demikian nisfu sya’ban berarti pertengahan bulan Sya’ban. Pada malam nisfu sya’ban semua amalan kita yang telah dicatat oleh 2 malaikat Rakib dan Atid selama satu tahun di laporkan kepada Alloh SWT, maka pada malam ini sanggup menjadi satu kesempatan bagi kita untuk sunguh sungguh bertaubat dan berzakat kebaikan supaya dikala amal kita di hadapkan pada Alloh kita dalam keadaan baik.

Apabila tiba malam nisfu sya’ban maka beribadahlah di malamnya dan puasalah di siang harinya sebetulnya Allah menurunkan rahmatNya dan para Malaikatnya pada malam itu dan berkata siapa yang minta rezeki ku beri, maka kita perbanyaklah amalan nisfu sya’ban siapa meminta keselamatan saya pelihara, siapa yang hendak sesuatu maka akan ku kabulkan hingga terbit fajar.

Di malam ini Allah Subhanahu wata’ala mengampuni orang-orang yang meminta ampunan, menyayangi orang-orang yang minta belas kasihan, mengabulkan doa orang-orang yang berdoa, menghilangkan kesusahan orang-orang yang susah, memerdekakan orang-orang dari api neraka, dan mencatat bab rizki dan amal manusia.

Dengan berzakat kebaikan pada bulan syaban itu sanggup juga jadi modal utama  bagi kita semua untuk bersiap siap menghadapi masuknya bulan suci ramadahan yang mana pada bulan ini kita akan melaksanaka kiprah berat yaitu puasa selama satu bulan, sedangkan kalau seandainya jiwa kita suda sanggup bertaubat sebelumnya maka dikala kita akan melaksanaka kiprah tugas kita ini akan terasa gampang dan khusu.

Maka loeh alasannya yaitu itu bersungguh sungguhlah kita bertaubat dan ibadah pada malam nisfu sya’ban itu dengan izin Alloh semua dosa apa yang telah kita perbuat akan diampuni terkecuali ada enam dosa yang tidak akan Alloh ampuni diantaranya yaitu:

1. Musyrik
Musyrik yaitu orang yang melaksanakan dosa syirik (berasal dari kata syarikah : persekutuan) yaitu mempersekutukan atau menciptakan tandingan aturan atau aliran lain selain dari ajaran/hukum Allah.

Kemusyrikan secara personal dilaksanakan dengan mengikuti ajaran2 selain aliran Allah secara sadar dan sukarela (membenarkan aliran syirik dalam qalbu, menjalankannya dalam tindakan dan berusaha menegakkan atau menjaga aliran syirik tersebut).

2. Murtad
Seorang yang keluar dari agama islam dan berpindah kelain kepercayaan baik disengaja maupun tidak, baik dengan suruhan orang lain maupun atas kemauan sendiri maka Allah SWT akan melaknat orang tersebut dan dosanya tidak akan terampuni dan diakherat kelak Allah akan memperlihatkan daerah An-Naar-NYA. Naudzubillah min dzalik.

3. Pergi ke dukun
Hal ini kadang dimasyarakat masih banyak yang mengikutinya. Padahal mengakunya muslim tetapi masih percaya apa yang dikatakan ilmu perdukunan (peramalan kehidupan). Dosa apabila kita hingga melaksanakan hal di atas maka sholat kita tidak akan diterima hingga 40 hari.

4. Durhaka terhadap orang tua
Durhaka kepada orang bau tanah / bapak ibu kita. termasuk dosa yang besar. apalagi kalau orangtua kita sudah bilang “durhaka”, kemungkinan sudah sanggup masuk neraka. Tetapi yang mengatur masuk/tidaknya hanyalah Allah. Rasullulah pernah bersabda, “Orang yang harus kita sayangi pertama yaitu ibumu, yang kedua yaitu ibumu, dan yang ketiga yaitu ibumu, dan barulah yang keempat bapakmu. Jangan sekali-sekali membantah perintah orang tua. itu merupakan dosa yang besar.”

5. Berzina
Berzina yaitu bercampurnya antara pria dan wanita tanpa adanya ikatan pernikahan.

6.Yang minum arak
Orang yang terus menerus tidak ada hentinya minum minuman yang memabukan (khamr)


Amalan pada malam nisfu sya’ban
Disunatkan menghidupkan dan menghidupkan malam Nisfu sya’ban dengan beribadah ibarat Shalat sunat tasbih,Berzikir, Selawat, Berdo’a dan Baca Quran ibarat surah yasiin 3x dengan niat :

1. Panjang umur sihat wal’afiat dalam taat dan ibadah kepada Allah.

2. Selamat dari pada musibah, bala, penyakit, wabak penyakit.

3. Minta rezeki yang halal dan kaya hati dari sekalian makhluk dan mati dalam keadaan husnul khatimah baik kesudahan.

4. Dan sekurang-kurangnya pada malam Nisfu Sya’ban beribadah dengan mengerjakan Solat Isya berjamaah dan Solat Subuh berjamaah.

DOA NISFU SYA’BAN:

“ALLAAHUMMA YAA DZAL MANNI WALAA YUMANNU ‘ALAIKA YAA DZAL JALAALI WAL IKRAAM, YAA DZATH THAULI WALIN’AAM, LAA ILAAHA ILLAA ANTA, DHAHRUL LAAJIIN, WA JAARUL MUSTAJIIRIIN, WA AMAANUL KHAA IFIIN, ALLAAHUMMA IN KUNTA KATABTA NII ‘INDAKA FII UMMIL KITAABI SYAQIYYAN AW MAHRUUMAN AW MATHRUUDAN AW MUQTARRAN ‘ALAYYA FIR RIZQI, FAMHULLAA HUMMA BI FADLLIKA SYAQAAWATII WA HIRMAANII WA THARDII WAQ TITAARI RIZQII WA ATS-BITNII INDAKA FII UMMIL KITAABI SA’IIDAN MARZUUQAN MUWAFFAQALLIL KHAIRAAT. FA INNAKA QULTA WA QAULUKAL HAQQU FII KITAABIKAL MUNAZZALI ‘ALAA NABIYYIKAL MURSALI, YAMHUL LAAHUMAA YASYAA U WA YUTSBITU WA ‘INDAHUU UMMUL KITAAB. ILAAHII BITTAJALLIL AA’DHAMI FII LAILATIN NISHFI MIN SYAHRI SYA’BAANIL MUKARRAMIL LATII YUFRAQU FIIHAA KULLU AMRIN HAKIIM WA YUBRAM, ISHRIF ‘ANNII MINAL BALAA I MAA A’LAMU WA MAA LAA A’LAM WA ANTA ‘ALLAAMUL GHUYUUBI BIRAHMATIKA YAA ARHAMAR RAAHIMIIN.

artinya:
“Ya Allah Tuhanku Pemilik nikmat, tiada ada yang sanggup memberi nikmat atasMU. Ya Allah Pemilik kebesaran dan kemuliaan. Ya Allah Tuhanku Pemilik kekayaan dan Pemberi nikmat. Tidak ada yang patut disembah hanya Engkau. Engkaulah daerah bersandar. Engkaulah daerah berlindung dan padaMUlah daerah yang kondusif bagi orang-orang yang ketakutan. Ya Allah Tuhanku, kalau sekiranya Engkau telah menulis dalam buku besarMU bahwa yaitu orang yang tidak bebahagia atau orang yang sangat terbatas menerima nikmatMU, orang yang dijauhkan daripadaMU atau orang yang disempitkan dalam menerima rizki, maka saya memohon dengan karuniaMU, supaya kiranya Engkau pindahkan saya kedalam golongan orang-orang yang berbahagia, menerima keluasan rizki serta diberi petunjuk kepada kebajikan. Sesungguhnya Engkau telah berkata dalam kitabMU yang telah diturunkan kepada RasulMU, dan perkataanMU yaitu benar, yang berbunyi: Allah mengubah dan memutuskan apa-apa yang dikehendakiNYA dan padaNYA sumber kitab. Ya Allah, dengan tajalliMU Yang Mahabesar pada malam Nisfu Sya’ban yang mulia ini, Engkau menetapkan dan Engkau ubah sesuatunya, maka saya memohon supaya kiranya saya dijauhkan dari bala bencana, baik yang saya ketahui atau yang tidak saya ketahui, Engkaulah Yang Mahamengetahui segala sesuatu yang tersembunyi. Dan saya selalu mengharap limpahan rahmatMU ya Allah Tuhan Yang Maha Pengasih.”

Itulah yang sanggup saya sampaikan kepada segenap umat islam mengenai keberadaan amalan malam nisfu sya’ban dan dan keutamaannya yang harus kita laksanakan supaya bermanfaat bagi kita semua. Amiiiiin. Begitu juga kami sajikan niat puasa nisfu sya’ban keutamaan malam nisfu sya’ban, dan masih banyak lagi yang lainnya, supaya bermanfaat bagi ita semua.

News Feed