oleh

Keutamaan Berdzikir Untuk Rezeki Kita

Ilustrasi Orang Yang Sedang Berdzikir

Keutamaan BerDzikir Untuk Rezeki Kita

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sahabat LangitAllah.com, setiap insan pasti akan bahagia dikala dimudahkan dalam memperoleh rezeki. Rezeki bagi sebagian orang hanya digambarkan dalam bentuk uang dan harta kekayaan. Dan dalam kehidupan ini insan selalu berlomba-lomba dalam mengejar rezeki yang banyak, tak peduli apakah cara yang ia lakukan itu baik atau malah dimurkai oleh Allah.

Gambaran ini akan kita jumpai hampir di setiap kawasan di muka bumi ini. Tak ada seorang pun yang tak menginginkan hidupnya berkecukupan, alasannya yaitu itulah budbahasa manusia, yang selalu mengharapkan hidupnya berkecukupan dan sanggup memenuhi segala kebutuhannya. Tentu saja hal ini yaitu fitrah manusia, lantaran dalam mencapai Tujuan Penciptaan Manusia, Proses Penciptaan Manusia , Hakikat Penciptaan Manusia , Konsep Manusia dalam Islam, dan Hakikat Manusia Menurut Islam sesuai dengan fungsi agama, insan selalu membutuhkan pendukung dan banyak sekali kebutuhan biar semuanya terealisasi dengan baik. Tidak ada satupun insan di muka bumi ini yang menginginkan hidupnya kekurangan, baik itu harta maupun yang lainnya.

Dalam keyakinan umat Islam, salah satu bentuk nikmat yang Allah berikan yaitu nikmat dimudahkan rezeki. Nikmat ini bagi seorang muslim merupakan nikmat yang wajib untuk disyukuri.

Allah Sybhanahu Wata’ala berfirman di dalam Al Qur’an, Surah Ibrahim, ayat 7 :

 وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; Sesungguhnya bila kau bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan bila kau mengingkari (nikmat-Ku), maka bekerjsama azab-Ku sangat pedih.” (QS Ibrahim : ayat 7)

Lalu bagaimana cara kita bersyukur kepada Allah atas nikmat rezeki yang telah kita peroleh?

Ada banyak sekali bentuk-bentuk ibadah yang sanggup kita lakukan sebagai bentuk rasa syukur kita akan segala nikmat rezeki yang telah Allah berikan kepada kita hambaNYA. Salah satu bentuk rasa syukur kita terhadap nikmat yang Allah berikan kepada kita yaitu dengan berdzikir. Berdzikir berarti mengingat Allah. Mengingat segala sifat-sifat Allah yang Maha Mulia. Dengan berdzikir dan mengingat Allah, maka Allah akan senantiasa mengingat kita serta memudahkan segala urusan kita. Bukankah gampang bagi Allah untuk membukakan pintu-pintu rezekinya bagi hambaNYA yang Ia kehendaki?

Baiklah, sebelum kita terlalu jauh membahas perihal Dzikir dan Rezeki, mungkin ada baiknya bila kita memahami dengan baik perihal apa itu Dzikir, dan Apa saja Keutamaan Berdzikir.

Pengertian Dzikir

Dzikir secara umum sanggup diartikan dengan aktivitas (ibadah) dalam mengingat Allah Subhanahu wata’ala. Orang yang berdzikir berarti orang yang sedang mengingat Allah. Namun perlu diketahui bahwa makna dzikir dalam pedoman islam tidak hanya sekedar mengingat, melainkan hingga ke tataran bisa menghayati dan menanamkan dzikir tersebut di dalam alam spiritualnya. Sehingga, dzikir tidak hanya diartikan sekedar di ucapkan di verbal kita, namun juga harus bisa memahami apa yang terucap oleh lisan, kemudian memaknainya, kemudian menghayati segala apa makna yang terkandung dalam ucapan verbal kita.

Terdapat beberapa ayat di dalam Al Qur’an yang membahas mengenai Dzikir. Perintah mengingat (Allah) sebanyak-banyaknya telah Allah sebutkan dalam firmannya :

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا

“Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.”  (QS Al-Ahzab : 41)

Ayat ke 41 Surah Al-Ahzab di atas memperlihatkan bahwa berzikir telah Allah perintahkan kepada seluruh hambaNYA dengan sebanyak-banyaknya berdzikir. Di dalam ayat tersebut Allah Subhanahu wata’ala tidak memperlihatkan perintah dengan jumlah bilangan dzikir, melainkan dengan sebutan sebanyak-banyaknya. Allah menghendaki kita untuk senantiasa mengingatNYA di dalam setiap waktu kita sepanjang hidup ini.

Perintah berDzikir Membuat Hati Tenang

Allah tak sekedar memperlihatkan perintahNYA biar kita senantiasa mengingatnya dengan berdzikir. Dibalik perintah berdzikir itu ternyata ada hal menakjubkan yang Allah janjikan kepada hambaNYA yang senantiasa mengingatNYA. sebagaimana firman ALlah dalam Al Qur’an Surah Az Zumar ayat 23 :

 اللَّهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَابًا مُتَشَابِهًا مَثَانِيَ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُودُ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمْ وَقُلُوبُهُمْ إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ هَادٍ

“Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Alquran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi damai kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, pasti tak ada baginya seorang pemimpinpun.” (QS : Az Zumar : 23)

Dalam kandungan ayat ke 23 surah Az Zumar di atas, Allah hendak memperlihatkan bahwa dengan dzikir bisa menciptakan hati kita menjadi tenang. Sebagai manusia, ketenangan hati bukan sekedar perasaan biasa, namun bisa memperlihatkan kejernihan dalam berpikir dan bertindak. Ketenangan hati ini sangat kita butuhkan dalam menjemput rezeki yang halal dan baik.

di dalam ayat lain Allah juga berfirman :

 الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS : Ar Rad : 28)

Ingatlah sahabatku, betapa Allah menekankan perintah berzikir ini biar insan selalu menyerahkan segala urusan hidupnya atas kehendakNYA.

Keutamaan Berdzikir Menjauhkan kita dari Kerugian

Dahsyatnya berdzikir tentunya tak hanya hingga kepada pencapaian ketenangan hati dan jiwa. namun dengan berdzikir yang benar kita akan menyadari bahwa dunia ini hanya kawasan yang fana dan melalaikan. dan Allah menghendaki kita biar menjadi orang-orang yang beruntung. sebagaimana dalam firman Allah, Surah Al Munafikun ayat 9 :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

“Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kau dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi.” (QS Al Munafiquun : 9)

Dalam kandungan Surah Al Munafikun ayat 9 di atas, Allah menjelaskan bahwa insan diperintahkan untuk berzikir mengingat Allah dan jangan hingga kehidupan di dunia melalaikan kita dalam taat dan beribadah kepada Allah. Tentu saja hal ini menjadi utama, lantaran insan senantiasa membutuhkan Allah dalam hidup dan mustahil hidup bila tidak bergantung kepada Allah SWT. Untuk itu, berzikir yaitu salah satu proses menyelematkan kita dari kelalaian hidup di dunia fana ini.

Keutamaan Berdzikir Terhadap Rezeki Manusia

Umumnya insan menerka bahwa dengan berdzikir atau dengan menyebut-nyebut nama-nama Allah saja maka kita akan diselamatkan Allah dan diberikan rezeki yang banyak. Tentu saja itu yaitu pendapat yang keliru. Dzikir yang hanya diucapkan tanpa dipahami kandungannya itu sama saja berbicara dalam keadaan mabuk, tak paham sama sekali apa yang ia ucapkan. dan bila dzikir ini dianalogikan berdialog,maka dzikir yang dimaksud itu sama saja dengan dengan berdialog dengan kalimat yang ia sendiri tak mengetahui arti kalimatnya. Sama halnya menyerupai orang yang selalu memuji-muji atasannya, akan tetapi ia selalu lalai dalam melakukan kiprah atau melakukan perintah. Tentu saja, hal ini akan menjadi pertimbangan bagi sang atasan. Begitupun dengan kita terhadap Allah SWT. Allah tak akan memberika rezeki yang baik terhadap hambaNYA yang lalai.

Berikut yaitu klarifikasi bahwa keutamaan berdizikir mempunyai efek terhadap rezeki manusia.

Dzikir Mampu Mendatangkan Kehalalan Rezeki

Dengan berdzikir, perjuangan dan ikhtiar kita senantiasa dinilai dan dilihat oleh Allah SWT. Usaha yang disertai dzikir akan menciptakan insan senantiasa mencari rezeki yang halal dan diridhoi Allah, bukan sekedar mendapatkan harta atau hasil yang banyak tetapi haram. Untuk itu, berdzikir membantu kita dalam membukakan rezeki yang halal bagi insan serta membukakan kesuksesan dunia dan darul abadi tentunya

Dzikir Akan Melatih Keikhlasan Kita

Orang yang senantiasa berdzikir kepada Allah, akan selalu menyerahkan hasil akibatnya kepada Allah Yang Maha Berkehendak. Ia akan menyerahkan dikala segala ikhtiar yang telah ia kerjakan sesuai apapun kehendak Allah. Dengan begitu, dzikir menciptakan kita lebih nrimo dan tawakal atas rezeki yang Allah berikan. Keutamaan bertawakkal kepada Allah Subhanahu wata’ala tentunya akan mendatangkan ketenangan dan keikhlasan kita dalam mendapatkan apapun keputusan yang akan Allah berikan.

Dzikir Melatih Kita Agar Tidak Praktis Berputus Asa Akan Rezeki Yang Allah Janjikan

Dengan berdzikir, maka kita akan mengetahui bahwa dunia dan segala macam isinya yaitu mutlak milik Allah semata. Dengan berdzikir kita akan mengetahui bahwa Allah sajalah yang bisa memperlihatkan rezeki bagi hambaNYA yang Ia kehendaki. dengan demikian hati kita akan menjadi damai dan senantiasa merasa optimis bahwa segala sesuatu di muka bumi ini berjalan atas kehendak Allah. Sifat Maha Berkehendak Allah inilah yang akan melatih kita untuk tidak berputus asa dan selalu mengharap rezeki dengan ridhaNYA.

Tak ada yang perlu dikhawatirkan lagi, bila kita senantiasa mengingat Allah, kita tak akan merasa ketakutan kekurangan rezeki atau kekurangan nikmat lantaran semua yang ada di dunia ini yaitu milik Allah. dan gampang bagi Allah untuk memperlihatkan sebagian isi dunia ini kepada hambNYA yang shaleh. (LangitAllah.com)

Sumber : dari banyak sekali sumber

News Feed