Kehidupan Lain Mungkin Eksis Di Eksobulan

0
6

— Dalam pencarian untuk dunia alien ibarat Bumi, astronom telah mempunyai set pada planet di luar tata surya kita, tetapi beberapa bulan (satelit alami) yang mengorbit beberapa eksoplanet mungkin hanya untuk mendukung kehidupan, para ilmuwan mengatakan.

Para astronom telah menemukan lebih dari 800 eksoplanet, dengan planet kandidat lebih banyak menunggu konfirmasi lebih lanjut. Kebanyakan dari mereka, bagaimanapun, ialah gas raksasa, serupa dengan Jupiter, dan hanya segelintir mempunyai permukaan padat dan mengorbit bintang induknya pada zona layak huni, rentang di mana air dalam bentuk cair, dan mungkin kehidupan ibarat yang kita tahu, sanggup eksis.

Tapi tim astronom menyampaikan kehidupan sanggup dihuni di eksobulan/exomoon (satelit alami yang mengitari planet di luar tata surya).

“Ada zona layak huni untuk eksobulan, itu hanya sedikit berbeda dari zona layak huni untuk eksoplanet,” kata Rory Barnes dari University of Washington dan NASA Astrobiology Institute dalam sebuah pernyataan.

Barnes dan René Heller dari Jerman Leibniz Institute for Astrophysics Potsdam menjelaskan bahwa pertimbangan wacana iklim dan cahaya akan sangat berbeda untuk eksobulan dibandingkan dengan eksoplanet.

Seperti satelit alami Bumi, Bulan, eksobulan banyak terkunci di planet yang dia edari, yang berarti satu kepingan bumi secara permanen berpaling dari planet, yang akan membatasi tempat dihuni pada permukaan bulan. Bulan juga mempunyai dua sumber cahaya – salah satu dari bintang mereka dan yang lainnya dari planet yang mereka edari – dan tunduk pada gerhana dramatis.

“Seorang pengamat bangkit di permukaan ibarat eksobulan yang akan mengalami siang dan malam dengan cara yang sama sekali berbeda daripada yang kita lakukan di Bumi.” terang Heller. “Misalnya, gerhana bintang sanggup menjadikan kegelapan total tiba-tiba pada siang hari.”

Para astronom, yang penelitiannya rinci dalam edisi Januari jurnal Astrobiology dari, menyampaikan efek pemanasan pasang surut harus dipertimbangkan dikala memilih habitability sebuah exomoon ini. Bulan yang mengorbit planet mereka terlalu erat akan mengalami pemanasan pasang surut yang besar lengan berkuasa dan efek rumah beling yang akan mendidih setiap air permukaan.

Meskipun tidak ada ekobulan berpenghuni telah ditemukan, Barnes dan Heller menyampaikan tidak ada alasan untuk menganggap mereka tidak ada.

Beberapa peneliti telah mulai berpikir wacana bagaimana mereka sanggup memakai instrumen ibarat Space Telescope Kepler untuk mendeteksi bulan alien. Teleskop Kepler ibarat pencarian untuk planet alasannya ialah mereka transit, atau silang di depan, bintang mereka, yang menjadikan dips tanda dalam kecerahan bintang. Variasi dalam rujukan kecerahan mungkin mengungkapkan adanya bulan mengorbit planet. [space]