by

Inilah Ketika Terbaik Mengamati Bentangan Bimasakti Di Tahun 2017

Bentangan galaksi Bimasakti di langit malam Gunung Bromo, Indonesia. Kredit: Martin Marthadinata

 – Karena kita berada di dalam galaksi Bimasakti, maka dari itu kita bisa mengamati bentangannya di langit. Namun, tidak setiap malam kita bisa melihatnya, ada saat-saat tertentu setiap tahunnya.

Anda juga perlu berada atau berkunjung ke kawasan yang langitnya masih bebas polusi udara dan jauh dari lampu perkotaan untuk melihat bentangan galaksi Bimasakti. Dengan mata telanjang, galaksi kita akan terlihat bagai pita bubuk samar di langit. Dan memotretnya ialah cara terbaik untuk melihatnya lebih jelas.

Karena teknologi kamera dan sensitivitas cahaya rendah (kualitas ISO tinggi) semakin maju, tidak heran jikalau semakin banyak fotografer yang berkeliaran di tengah malam untuk memotret langit malam. Bentangan galaksi Bimasakti telah terbukti meningkatkan minat dalam astrofotografi (sejenis cabang fotografi yang fokus memotret langit).

Astrofotografi juga telah mengambil lompatan besar dalam beberapa tahun terakhir lantaran peningkatan kemampuan kamera untuk mengumpulkan cahaya di gelap malam. Anda sanggup menangkap lebih banyak cahaya dan warna dengan kamera dari apa yang Anda sanggup lihat dengan mata telanjang di malam hari, salah satunya ialah galaksi Bimasakti.

Sebelum Anda berencana untuk ke kawasan yang cocok untuk mengamati Bimasakti, Anda perlu tahu beberapa info berikut ini. Anda tidak bisa serta merta melangkah keluar rumah dan mulai memotret langit kemudian tiba-tiba ada galaksi yang membentang di hasil foto Anda. Ada saat-saat yang sangat spesifik ketika Bimasakti paling terlihat terang di langit malam.

Kapan Waktu Terbaik untuk Memotret Bimasakti?

Yang perlu diketahui adalah, seluruh insan di Bumi sanggup memotret bentangan Bimasakti di manapun mereka berada. Entah di kutub, wilayah sub-tropis, maupun ekuator menyerupai Indonesia. Nah, di Indonesia sendiri, waktu terbaik untuk mengamati galaksi Bimasakti ialah mulai April sampai Oktober setiap tahunnya.

Pada April sampai Oktober, sentra atau jantung galaksi Bimasakti akan terlihat di langit mulai tengah malam sampai menjelang subuh. Apa itu jantung Bimasakti? Perhatikan foto di atas artikel ini, penggalan tengah pada foto merupakan jantung galaksi kita.

Pusat atau jantung galaksi Bimasakti ialah penggalan paling terang dari galaksi kita. Ini merupakan kawasan di Bimasakti yang penuh warna serta bubuk antarbintang yang sanggup menciptakan Anda ketagihan untuk memotretnya tiap malam. Memotret ke arah sentra galaksi Bimasakti akan menciptakan hasil potret langit malam Anda jauh lebih dramatis dan luar biasa indah.

Hindari Bulan

Anda niscaya tahu, cahaya Bulan benar-benar terang! Bahkan, ketika fase Bulan Purnama, Anda tidak akan bisa melihat bintang-bintang di sekitar Bulan saking terangnya cahaya yang dia pantulkan dari Matahari. Dalam pemotretan Bimasakti, cahaya Bulan yang terang cukup mengganggu. Uh, maaf Bulan.
Pantulan cahaya Matahari pada permukaan Bulan menciptakan kurangnya visibilitas bintang di langit malam. Itu sebabnya Anda disarankan memotret bentangan galaksi Bimasakti pada ketika Bulan tidak terlihat, yakni pada fase-fase Bulan menyerupai Bulan Baru maupun Bulan Sabit.
Di masa digital ini, sangat banyak aplikasi untuk gawai Anda yang berisi info fase-fase Bulan secara real-time, Anda jadi sanggup mengetahui malam ini Bulan sedang berada di fase apa. Anda juga bisa mengunduh aplikasi peta langit untuk memudahkan pencarian di mana sentra Bimasakti.

Jadi, sudah siap memotret?
Simak cara memotret galaksi Bimasakti memakai kamera DSLR Anda di sini: InfoAstronomy.org/bimasakti-dslr
Simak juga cara memotret galaksi Bimasakti memakai kamera pada smartphone Anda di sini: InfoAstronomy.org/bimasakti-ponsel

News Feed