oleh

Inilah Kesudahannya Bila Dua Galaksi Bertabrakan

Tabrakan galaksi. Kredit: NASA

 – Jika pada malam hari Anda pergi ke kawasan yang jauh dari cahaya lampu kota, Anda akan melihat ribuan bintang berkelap-kelip.

Tiap bintang yang kita lihat itu merupakan cuilan dari galaksi kawasan tinggal kita, ialah Galaksi Bima Sakti.

Di luar Galaksi Bima Sakti, miliaran galaksi membentang sampai ke tepi alam semesta. Masing-masing galaksi merupakan kumpulan jutaan bintang serta bubuk dan gas kosmik yang terikat bahu-membahu oleh gravitasi.

Ada majemuk galaksi; banyak galaksi yang berbentuk pipih berpilin (spiral), menyerupai contohnya Galaksi Bima Sakti.

Galaksi semacam ini sangatlah tipis dan seringkali terlihat memiliki lengan spiral yang bergelung di sekeliling pusatnya yang menggembung. Galaksi spiral juga berputar sangat cepat bagai gasing raksasa.

Jumlah galaksi spiral yang begitu banyak menjadi misteri besar bagi para astronom. Piringan-piringan galaksi itu ringkih dan gampang dikacaukan oleh insiden dahsyat yang menghancurkan, contohnya ukiran dengan galaksi lain.

Dalam masa hidupnya hampir semua galaksi akan menjadi korban tabrakan. Tabrakan itu dapat berarti dua galaksi saling menabrak, bentuknya berubah dan mengakibatkan terjadinya kelahiran bintang secara besar-besaran.

Atau, dapat juga berarti kedua galaksi berpapasan dengan jarak sangat bersahabat dan tarikan gravitasi akan saling menghipnotis keduanya.

Selama bertahun-tahun para astronom meyakini bahwa ketika dua galaksi spiral yang besarnya hampir sama bertabrakan, keduanya akan melebur menjadi galaksi tipe lain, ialah galaksi ellips yang berbentuk menyerupai bola rugby raksasa.

Akan tetapi, jikalau dua galaksi spiral membentuk satu galaksi ellips, kenapa masih ada banyak galaksi spiral di alam semesta ini? Pertanyaan ini sudah bikin astronom tidak tidur sepanjang malam selama puluhan tahun!

Pekan kemudian jadinya mereka menemukan jawabannya. Bukti gres mengatakan bahwa ukiran itu kadang kala membuat galaksi spiral raksasa, bukan galaksi ellips. Mungkin itu sebabnya masih ada banyak galaksi spiral di alam semesta!

Fakta menarik
Dalam waktu empat miliar tahun dari kini Galaksi Bima Sakti akan bertabrakan dan melebur dengan galaksi tetangga terdekat yang berbentuk spiral, ialah Galaksi Andromeda.


Disadur dari Press Rilis ESO, NAOJ.

INFO UPDATE