oleh

Hati-Hati, Amalan Ini Hancurkan Pahala Ibadahmu. Na’udzubillahi Minzalik

ilustrasi : Ustadz Adi Hidayat, Lc, MA – Amalan Ini (Ujub) Hancurkan Pahala Ibadahmu, langitallah.com

Hati-hati, amalan ini hancurkan pahala ibadahmu. Na’udzubillahi Minzalik

Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

LangitAllah.com Terkadang kita terlena dengan nikmatnya beribadah yang tanpa disadari telah melaksanakan amalan hati yang sanggup merusak dan menghancurkan semua pahala ibadah kita yang telah dengan susah payah kita usahakan selama ini.

Seorang hebat ibadah yang meski telah berpuluh-puluh tahun lamanya beristiqamah dengan ibadahnya, namun hanya dengan satu amalan hati ini semua pahala yang telah terkumpul seketika hancur tak bersisa dikala itu juga.

Apa amalan hati yang di maksudkan sanggup menghancurkan pahala ibadah kita itu?

Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah pernah memberi nasehat yg cantik :

“Jika Allah membukakan untukmu pintu shalat malam (yakni memudahkanmu dalam melakukannya), janganlah engkau melihat orang-orang yang tidur dengan pandangan merendahkan, Jika Allah membukakan untukmu pintu puasa, janganlah engkau melihat orang-orang yang tidak berpuasa dengan pandangan merendahkan, Jika Allah membukakan untukmu pintu jihad, janganlah engkau melihat orang-orang yang tidak berjihad dengan pandangan merendahkan,

Bisa jadi orang-orang  yang tidur, orang yang tidak berpuasa, dan orang yang tidak berjihad, dia lebih akrab dengan Allah  dirimu.

Dan sungguh, engkau menghabiskan malam dengan tidur dan bangkit pagi dalam keadaan menyesal, itu lebih baik dibandingkan engkau menghabiskan malam dengan shalat, namun di pagi hari engkau merasa ujub (bangga diri lantaran amalanmu). Sesungguhnya orang yang ujub amalnya tidak akan ada yang naik (yakni tdk diterima oleh Allah).”
[Sumber : Madaarijus Saalikiin, (1/177), karya Al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah]

ilustrasi : Orang yang paling saya sukai yaitu dia yang mau memperlihatkan kesalahanku – langitallah.com

 Hikmah Kalimat di atas

# 1
Sungguh benar apa yang ia nasehatkan di atas. Hal itu disebabkan, lantaran ujub (perasaan berbangga diri akhir mempunyai kelebihan tertentu) yaitu salah satu penyakit hati yang sangat berbahaya bagi kita kelak di kemudian hari ketika semua makhluk diperhadapkan dengan timbangan amalannya masing – masing.

Sebagaimana Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengingatkan kita melalui sabdanya :

“Ada tiga kasus yang membinasakan, (yaitu) rasa pelit yang ditaati, hawa nafsu yang diikuti, dan ujubnya seseorang terhadap dirinya sendiri.” [HR At-Thabrani dalam Al-Aushath nomor hadits 5452 dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam As-Shahihah nomor hadits 1802]

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda yang artinya :

“Jika kalian tidak berdosa (yakni tidak melaksanakan dosa), maka saya takut kalian ditimpa dengan kasus yang lebih besar darinya, (yaitu) ujub, ujub (bangga diri)!”. [HR Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman nomor hadits  6868, yang dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jaami’, nomor hadits 5303].

# 2
Ketahuilah pula, bahwa ujub itu, disamping dia yaitu penyakit hati yang membahayakan, dia (ujub) juga penyakit hati yang bisa merusakkan amalan kita.

Sahabat Nabi yang mulia, Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu pernah berkata :

“Kebinasaan itu ada pada dua perkara, (yaitu) frustasi dan ujub.”

Al-Imam Al-Munaawi rahimahullah menjelaskan ucapan di atas, dengan pernyataannya :

“Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu mengumpulkan dua kasus ini,  lantaran orang yang frustasi tidak akan mencari kebahagiaan, lantaran dia sudah putus asa.
Dan demikian juga orang yang ujub, dia tidak akan mencari-cari kebahagiaan, lantaran dia menyangka bahwa dia telah meraihnya.”

[At-Taisiir bi Syarh Al-Jaami’ As-Shoghiir, 2/606].

# 3

Jangan engkau gembira dengan kelebihanmu, apapun bentuknya itu.

Karena iblis la’natullah ‘alaih, merasa punya banyak kelebihan, tetapi kemudian dia ujub dan sombong, balasannya dia pun binasa karenanya (yakni dia menjadi makhluk yang terusir dari surga, dilaknat sepanjang masa).

Ketahuilah, pernah suatu hari, ada seseorang yang melihat kepada Bisyr Al-Haafi rahimahullah, yang dalam keadaan usang dan indah ibadahnya (yakni shalatnya).

Maka Bi Syarh berkata kepadanya :

“Janganlah engkau terpedaya dengan apa yang kau lihat dariku. Sesungguhnya Iblis beribadah kepada Allah ribuan tahun, tetapi kemudian dia menjadi kafir kepada Allah”. [At-Taisiir bi Syarh Al-Jaami’ As-Shoghiir, 2/606]

Wallahu a’lam bishshawab.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjauhkan kita dari sifat ujub (bangga diri) menyerupai ini. Dan supaya pula, faedah dan nasehat yang ringkas ini sanggup bermanfaat bagi kita semua, menjadi alasannya yaitu terbukanya hidayah bagi kita, keluarga kita, sahabat – sahabat kita, dan semua orang yang sempat membaca goresan pena ini dengan izin Allah Azza wa Jalla.

_____________
Sahabat, jikalau anda seorang yang sedang mendalami ilmu agama dan hendak melaksanakan percepatan memperoleh ganjaran pahala yang banyak di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka jangan ragu untuk membagikan artikel ini kepada keluarga dan sahabat kita semenjak dikala ini. Semoga Allah mengakibatkan perjuangan kita ini sebagai ladang yang terus mengalirkan pahala bagi kita alasannya yaitu ilmu yang bermanfaat. Ketahuilah, tak ada insan yang tak mempunyai dosa, dan kita butuh amalan yang bisa menghapus lautan dosa yang telah kita perbuat selama hidup kita ini. Namun Allah Yang Maha Pengampun telah memperlihatkan jalan ampunan dan keridhaan-Nya bagi hamba-Nya yang gemar memohon ampun kepada-Nya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Demi jiwaku yang ada di tangan-Nya, jikalau kau tidak pernah berbuat dosa, maka Allah akan mematikan kau dan menggantikannya dengan suatu kaum yang berbuat dosa kemudian mereka meminta ampun kepada-Nya, kemudian Allah akan mengampuni mereka” [HR. Muslim no. 2749].

Dalam sebuah hadits yang disebutkan :
“Menuntut ilmu agama merupakan kewajiban bagi setiap muslim pria dan perempuan”. [HR. Ibnu Majah, dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani]. [Tim Reaksi LangitAllah.com]

___________________________________
Label : Akhlak, Ujub, Hadits

Deskripsi : Hindarilah amalan ini, alasannya yaitu dia akan menghancurkan pahala amalan ibadahmu selama seketika. “Janganlah engkau terpedaya dengan apa yang kau lihat dariku. Sesungguhnya Iblis beribadah kepada Allah ribuan tahun, tetapi kemudian dia menjadi kafir kepada Allah”. [At-Taisiir bi Syarh Al-Jaami’ As-Shoghiir, 2/606]

Judul : Hati-Hati, Amalan Ini Hancurkan Pahala Ibadahmu. Na’udzubillahi Minzalik

News Feed