by

Erupsi Besar Matahari Berdampak Aurora Borealis Meningkat

— Sebuah letusan matahari yang sangat besar pada hari Minggu (13 Januari) melepaskan gelombang plasma surya menuju bumi yang menampilkan cahaya Aurora di Bumi bab utara selesai pekan ini, kata ilmuwan NASA.

Letusan matahari, yang disebut coronal mass ejection (CME), terjadi pada pukul 2:24 am EST (0724 GMT) pada hari Minggu dan memakan waktu sekitar tiga hari untuk mencapai bumi, kata para peneliti. Fenomena ini tidak cukup besar lengan berkuasa untuk mengganggu satelit atau sistem listrik di Bumi, tambahnya.

Pengamatan dari pesawat ruang angkasa kembar NASA’s twin Solar Terrestrial Relations Observatory spacecraft the Solar and Heliospheric Observatory mengatakan bahwa CME menembak dari matahari dengan kecepatan 275 mil per detik – sekitar 990.000 mph (1,6 juta kilometer per jam).

Badai matahari menyerupai kecepatan ini cukup khas dan tidak menjadikan angin ribut geomagnetik besar di masa lalu, ucap ilmuwan NASA. Badai Geomagnetik terjadi ketika partikel matahari berinteraksi dengan medan magnet bumi yang sanggup menjadikan problem dan kerusakan terhadap satelit, komunikasi, dan jaringan listrik.

Tapi angin ribut matahari yang terjadi pada hari Minggu ini sanggup menjadikan aurora yang sangat jelas di kepingan utara dan selatan Bumi, ucap NASA.

Matahari berada dalam fase aktif ketika ini alasannya ialah memasuki siklus aktif 11 tahunnya, dimana para ilmuwan menyebutnya sebagai Solar Cycle 24. Dan diperkirakan mencapai puncaknya tahun ini.

Dua tempat bintik matahari yang sangat aktif,disebut AR 11652 dan AR 11654, telah menghasilkan flare kelas M (Medium) semenjak 11 Januari. Sedangkan pengecap matahari yang paling besar lengan berkuasa flare level X mempunyai efek paling signifikan di Bumi. Mereka sanggup menjadikan angin ribut radiasi yang bertahan usang di atmosfer di planet kita dan memicu pemadaman radio.

Efek dari angin ribut matahari kelas M (medium) sanggup menjadikan pemadaman radio singkat di tempat kutub dan sesekali angin ribut radiasi kecil. Sedangkan Badai matahari kelas C (terlemah) mempunyai efek konsekuensi terlihat sedikit. [space]

News Feed