oleh

Cara Pendaftaran Akun Simponi Pnbp Online

Cara Daftar (Registrasi) Di Simponi PNBP Online | portalkppn.com – Sistem Informasi PNBP Online (SIMPONI) ialah salah satu bab dari sistem MPN G-2, dimana merupakan sistem billing yang dikelola oleh DJA untuk memfasilitasi pembayaran/penyetoran PNBP dan penerimaan non anggaran.

Dengan SIMPONI, diperlukan sanggup memberi kemudahan bagi Wajib Bayar/Wajib Setor untuk membayar/menyetor PNBP dan penerimaan non anggaran melalui banyak sekali channel pembayaran ibarat teller (Over The Counter), ATM (Automatic Teller Machine), EDC (Electronic Data Capture), maupun internet banking.

Dengan demikian, masyarakat bebas menentukan banyak sekali alternatif metode pembayaran yang sesuai dengan kebutuhannya.

Pengimplementasian SIMPONI dalam pembayaran/penyetoran PNBP terbukti sangat membantu Kementerian dan Lembaga dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Setidaknya ada 3 manfaat yang diperoleh satkernya dengan penerapan SIMPONI.

  • SIMPONI telah merubah proses bisnis pembayaran dari uang tunai menjadi cashless dengan penyediaan akomodasi EDC yang ditawarkan. Akibatnya, resiko memegang uang tunai (seperti kehilangan atau salah hitung) sanggup berkurang sehingga perhitungan menjadi lebih akurat dan akuntabel;
  • Dengan sistem online pelayanan sanggup berjalan 24 jam sesuai dengan tuntutan pengguna layanan satkernya sehingga perusahaan sanggup melaksanakan pembayaran secara online dan mendapatkan pelayanan setiap saat;
  • Tersedianya data penerimaan secara akurat sehingga sanggup dimonitoring realisasinya kapan saja.

Simponi ialah aplikasi berbasis web untuk melaksanakan pembayaran/penyetoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Berikut ini cara untuk melaksanakan pendaftaran/registrasi di Simponi.

Cara Daftar (Registrasi) Di Simponi PNBP Online
Akses website SIMPONI di alamat : www.simponi.kemenkeu.go.id;

Kemudian klik tombol Daftar » Daftar Pengguna;

Lalu akan muncul Form Pendaftaran Pengguna.

Tipe Pengguna
Pilih tipe pengguna;

Penjelasan :

  • USER BILLING BUMN » dipakai oleh wajib bayar perusahaan-perusahaan BUMN untuk penyetoran dividen bab pemerintah. Untuk tipe ini bersifat offical dimana wajib bayar harus mengajukan resmi ke Direktorat PNBP, Ditjen Anggaran untuk memperoleh username dan password;
  • USER BILLING K/L » dipakai oleh wajib bayar atau wajib setor (bendahara satker K/L) untuk penyetoran PNBP fungsional dan PNBP Umum pada Kementerian/Lembaga bersangkutan;
  • USER BILLING SDA NON MIGAS » dipakai oleh wajib bayar (perusahaan) untuk penyetoran PNBP SDA Non Migas ibarat Royalti, Iuran Tetap, Penjualan Hasil Tambang, DR, PSDH, PKH, PHP dan lainnya;
  • USER BILLING MIGAS » dipakai oleh wajib bayar (perusahaan) dibidang Minyak dan Gas Bumi untuk penyetoran PNBP Migas, DMO, Pendapatan Lainnya dari Kegiatan Hulu Migas. Untuk tipe ini bersifat offical dimana wajib bayar harus mengajukan resmi ke Direktorat PNBP, Ditjen Anggaran untuk memperoleh username dan password;
  • USER BILLING NON ANGGARAN » dipakai oleh Bendahara Pengeluaran untuk penyetoran pengembalian belanja tahun berjalan dan penyetoran sisa UP/TUP, disamping itu dipakai untuk pihak-pihak terkait untuk setoran PFK ibarat setoran BPJS dari Pemerintah Daerah dan lainnya.

Data Wajib Bayar/Wajib Setor

Lengkapi data wajib bayar/wajib setor;

Khusus untuk pengguna User Biling KL dan User Biling Non Anggaran, apabila pengguna merupakan bendahara satker maka disarankan memakai nama instansi bukan nama langsung misal “Bendahara Ditjen Anggaran”. Nama tersebut akan tercetak di Bukti Penerimaan Negara (BPN) yang diterbitkan bank/pos persepsi.Alamat email wajib benar alasannya SIMPONI akan mengirimkan “Aktivasi” ke alamat email yang dimaksud. Apabila email yang dimasukkan salah maka proses aktivasi tidak sanggup berlanjut.

Data Kementerian/Lembaga
Pilih Data KL, Unit dan Satker.

Penjelasan :

Untuk User Biling KL dan Biling SDA Non Migas, pemilihan KL, Unit dan Satker akan mempengaruhi Jenis PNBP yang akan dimunculkan oleh SIMPONI ketika pembuatan biling.

Misalnya :

Apabila pengguna Biling KL menentukan K/L : Kepolisian Negara RI, maka akan muncul jenis PNBP ibarat SIM, STNK, BPKB dll.

Apabila pengguna Biling SDA Non Migas menentukan ESDM, maka akan muncul jenis PNBP ibarat Royalti, Iuran Tetap dan Penjualan Hasil Tambang.

Sebagai gosip bahwa SIMPONI juga memfasilitasi sajian “Manajemen User” dimana pengguna dimungkinkan untuk melaksanakan perubahan data KL, Unit dan Satker.

Makara apabila terjadi kesalahan pemilihan KL, Unit dan Satker ketika pendaftaran maka silahkan lakukan edit profile ketika sudah aktif sebagai pengguna SIMPONI.
Data Badan Usaha

Isikan data Badan Usaha (Khusus tipe User Biling SDA Non Migas)

Catatan Penting :

Nama Badan Usaha diisi nama perusahaan, misal PT. Kaltim Prima Coal. Nama Badan Usaha ini akan tercetak di Bukti Setor/ Bukti Penerimaan Negara. Oleh alasannya itu, ketika pendaftaran semoga memasukkan nama tubuh perjuangan yang benar alasannya nama ini tidak sanggup dilakukan edit/perubahan ketika sudah aktif menjadi pengguna SIMPONI.

Pembuatan Username yang akan dipakai untuk login SIMPONI.

Catatan :

Khusus Biling KL dan Biling Non Anggaran disarankan tidak memakai nama langsung untuk username/user ID tersebut, alasannya User ID tersebut akan dipakai seterusnya oleh unit/satker yang bersangkutan. Misal bendahara satker berjulukan Subandi, maka tidak disarankan memakai user ID : “subandi”.

Setelah semua data dirasa lengkap maka klik Daftar, sampai muncul notifikasi sebagai berikut.

SIMPONI akan mengirimkan notifikasi aktivasi ke alamat email yang telah dimasukkan.

Buka email, cek folder Inbox atau folder SPAM.

Klik link Aktivasi.

Proses terakhir klik “Aktifkan”,

Sekarang Anda sudah aktif sebagai pengguna SIMPONI.
Proses pendaftaran SIMPONI telah selesai.

Demikian Cara Daftar (Registrasi) Di Simponi PNBP Online., Semoga bermanfaat.. ????

Sumber : portalkppn.com

INFO UPDATE