Bela Diri Bagi Perempuan Muslimah Itu Penting

Assalamu ‘alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh
LangitAllah.com Bela diri bagi perempuan muslimah itu penting untuk diperhatikan. Maraknya tindak kriminal dan -maaf- pemerkosaan yang dilakukan terhadap perempuan muslimah menjadi poin penting untuk segera ditindaki. Kegiatan bela diri gabi perempuan muslimah yang didukung dengan usaha menutup aurat dengan cara berhijab merupakan sistem perlindungan diri yang sangat baik bagi para perempuan ketika ini. Lalu apakah bela diri juga termasuk yang diperintahkan sebagaimana diperintahkannya berhijab bagi kaum perempuan muslim?

Bela Diri Bagi Wanita Muslimah Itu Penting

Bela diri bagi perempuan muslimah itu penting Bela Diri Bagi Wanita Muslimah Itu Penting
Bela Diri Bagi Wanita Muslimah Itu Penting (gambar gambaran google.co.id)


Di kiamat ini, banyak sekali terjadi kejahatan yang dilakukan oleh insan yang kurang ilmu agama dan ‘tak sempat’ memikirkan melaksanakan ibadah yang diperintahkan oleh Allah SUbhanahu wa Ta’ala. Tingkat kejahatan dari tahun ke tahun semakin meningkat, adat insan semakin terpuruk oleh keadaan keuangan yang memaksa untuk melaksanakan segala macam cara supaya sanggup bertahan hidup.

Dalam kondisi yang mirip ini, para perempuan muslim tampaknya sudah mulai wajib untuk mempelajari ilmu bela diri sesuai yang diperintahkan oleh agama melalui RAsulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam banyak sekali hadits yang diriwayatkan oleh para ulama hadits terdahulu.

Dalam budaya timur khususnya di Indonesia dan sebagian negara di sekitarnya, para perempuan biasanya hanya diwajibkan untuk mempelajari ilmu dapur – sumur – dan kasur. Namun ketika ini semua itu tak cukup untuk menjamin keselamatan para perempuan muslim kita. Sebab kejahatan tak hanya ada di luar rumah, namun alasannya yaitu kemajuan teknologi melalui canggihnya pergaulan dunia maya melalui handphone, kejahatan bahkan sanggup dimulai dari aplikasi sosial media yang kemudian ‘dieksekusi’ pada kehidupan nyata, yang sangat boleh jadi sanggup terjadi di mana saja dan dalam keadaan apa saja. Telah banyak dongeng konkret ihwal tindak kejahatan dengan banyak sekali modus yang semua itu berawal dari aktifitas berselancar di dunia maya. Belajar dari sederet dongeng konkret itu, maka ketika para perempuan muslim bisa menguasai bela diri, maka potensi bahaya tindak pidana kejahatan pun bisa diatasi, minimal sanggup diminimalisir besar potensi yang sanggup terjadi.

Bagi sebagian wanita, mungkin saja bela diri masih dipandang sebagai suatu hal yang tabu bagi kaum hawa. sebagian lagi beranggapan bahwa ilmu bela diri hanya dikhususkan bagi kaum adam saja yang memang diperintahkan untuk menjaga para wanita. Sebab bela diri identik dengan laki-laki, kejantanan dan keperkasaan yang lebih cocok dimiliki oleh para ikhwan, para lelaki muslim. Sedangkan para perempuan muslim seharusnya mempunyai sifat yang lembut, penyayang dan feminim. Benarkah demikian?

Sesungguhnya antara kelembutan dan sifat penyayang –selaku istri atau ibu- dan kemampuan bela diri perempuan bukanlah dua perihal yang berlawanan dan tak boleh bercampur. Seorang perempuan yaitu seorang yang lembut ketika menjalankan tugasnya sebagai seorang istri dan ibu. Ia mesti tampil sebagai sikap yang feminim dan penuh cinta di hadapan suaminya. Ia tampil penuh cinta dan kasih sayang di hadapan anak-anaknya. Namun jikalau sebuah kondisi tertentu menghendaki, ia wajib bisa membela diri dan anak-anaknya ketika ada orang-orang yang hendak melaksanakan perbuatan jahat kepada dirinya dan akan-anaknya, hartanya, atau kepada orang yang telah menistakan keluarganya. Terlebih ketika panggilan agama tiba dan membutuhkan pertolongan semua umatnya, seorang perempuan juda bisa berperan baik di front logistik maupun ketika perlu di medan pertempuran sekalipun.

Dalam Sirah Nabawiyah dan sejarah Islam telah mengabadikan jejak-jejak kiprah perempuan dari kaum muslimin di medan peperangan. Disaat mereka dibutuhkan, para perempuan muslim ini tampil membela Islam dalam Jihad Fii Sabilillah baik secara fisik atau tunjangan yang sanggup meringankan beban kaum muslimin, tidak kalah dari kaum laki-laki. Misalnya saja pada perang Ahzab atau perang Khandaq. Saat itu Madinah dalam kondisi genting. Dari luar tiba sekitar 10 ribu pasukan sekutu kafir Quraisy dan Ghathafan. Hampir semua pria Muslim Madinah sibuk bersiaga di garda terdepan parit Madinah yang gres saja simpulan dibangun. Sementara di dalam Madinah, Yahudi Bani Quraizhah berkhianat. Mereka hendak membantu pasukan ahzab dan bersiap menyerang Madinah dari dalam, mereka menyerupai api dalam sekam atau musuh dalam selimut ketika itu.

 

Bela diri bagi perempuan muslimah itu penting Bela Diri Bagi Wanita Muslimah Itu Penting
Bela Diri Bagi Wanita Muslimah Itu Penting (ilustrasi google.co.id)


Dalam sebuah dongeng di masa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Shafiyah binti Abdul Muthalib mengisahkan bahwa seorang pria Yahudi mengelilingi benteng daerah persembunyian kaum perempuan dan anak-anak. Karena seluruh Muslim telah berada di garda depan, mudah benteng itu tidak ada yang melindungi, kecuali Hasan bin Tasbit yang menjaga anak-anak.

“Wahai Hassan,” kata Shafiyyah, “Demi Allah saya tidak merasa kondusif jikalau hingga titik lemah Madinah ini diketahui oleh kaum Yahudi. Maka hampirilah ia dan bunuhlah” perintah Shafiyyah kepada Hasan bin Tsabit.

“Engkau tahu (Shafiyyah), saya tidak jago dalam urusan bunuh membunuh.”
Mendengar tanggapan Hassan ini, Shafiyyah kemudian turun tangan sendiri. Shafiyyah kemudian naik ke atap dengan membawa penyangga. Saat berhasil mendekati pria yahudi tersebut, ia hantam kepalanya hingga roboh.

Mengetahui rekannya mati terbunuh, bani Quraizhah takut dan menyangka bahwa benteng itu dilindungi pasukan Muslim. Lalu mereka pun urung menyerang Madinah.

Sahabat LangitAllah.com, ketahuilah bahwa ketika ini, di belahan bumi yang lain, para perempuan bersama kaum pria juga berjuang dan membantu usaha dengan kemampuan bela diri dan pertahanan mereka. Seperti para perempuan – perempuan muslim di Palestina dan sebagian mujahidah di negeri Suriah.

Lalu saudariku, apakah kalian masih ragu untuk mulai mempelajari ilmu bela diri untuk melindungi diri kalian sendiri?. Cobalah dengan nama ALlah Subhanahu wa Ta’ala, Isya Allah semua akan menjadi gampang bagi kalin, wahai saudariku.

Sahabat LangitAllah.com, demikianlah artikel Bela Diri Bagi Wanita Muslimah Itu Penting. Demi kelangsungan ibadah dakwah, tentunya kami sangat berharap kiprah kita semua untuk jangan hanya kita saja yang memahami syariat-syariat ibadah kita ini. Mari kita bagikan dan teruskan ilmu ini kepada sobat seiman kita yang mungkin saja masih banyak yang belum memahami ilmu ini. Allah berfirman di dalam Al Qur’an pada Surah Al Ashr :

“Demi Masa (1); Sesungguhnya Manusia itu benar-benar dalam kerugian, (2); kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran (3).” [QS. Al Ashr : 1-3].

Semoga kita tidak tergolong dalam golongan insan yang rugi sebagaimana ayat 1 dalam surah Al Ashr di atas. Wallahu A’lam Bishshawab. [Tim Redaksi LangitAllah.com]