oleh

8 Daerah Wisata Di Dieng Wonosobo Jawa Tengah Yang Menarik

Jawa Tengah. Dieng ini termasuk suatu wilayah yang berada didataran tinggi. Dari sebelah barat komplek Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing dataran tinggi Dieng ini terlihat. Berbagai macam pegunungan berada didaerah Dieng, Wonosobo ini beberapa diantaranya yakni pegunungan yang mempunyai aktifitas vulkanik. Selain dari banyak sekali macam pegunungan, didaerah ini juga mempunyai banyak sekali macam tempat wisata yang tidak kalah menarik dan sanggup memanjakan mata kita. Berikut ini beberapa tempat wisata di Dieng Wonosobo yang sanggup anda kunjungi.

1. Kawah Sikidang

Kawah Sikidang

Nama Sikidang berasal dari bahasa Jawa yang artinya kijang. Nama tempat tersebut diberi nama Kawah Sikidang lantaran tempat wisata di Dieng, Wonosobo ini selalu mengeluarkan gas pada tempat lubang yang berbeda-beda dalam satu tempat kawah yang luasnya sekitar 200 meter persegi ini. Kawah Sikidang ini terletak dilokasi yang datar sehingga untuk para wisatawan yang berlibur ke Kawah Sikidang ini sanggup melihat lumpur kawah itu secara bersahabat tetapi tetap aman. Selain itu juga para wisatawan sanggup melihat semburan air mendidih yang berwarna kelabu keluar dari kawah tersebut. Kawah ini terbuat dari letusan gunung berapi yang masih aktif.

2. Kawah Sileri

Kawah Sileri, panduanwisatadieng.com

Kawah yang terletak di Desa Kepakisan ini merpakan sebuah kawah yang sangat terluas diwilayah Dieng.Nama Sileri ini berasal dari kata leri yang berarti air cucuran beras. Disebut menyerupai air cucuran beras lantaran air disekitar Kawah Sileri ini berwarna putih agak keabu-abuan yang menyerupai mirip air beras, sehingga masyarakat sekitar menyebutnya sebagai Kawah Sileri. Kawah yang berada di lereng gunung Pagerdang ini merupakan kawah yang masih aktif  karena masih sering mengeluarkan asap putih disekitar permukaan air serta masih menawarkan aktifitas vulkanik.

Sepanjang perjalanan dari pintu masuk hingga menuju Kawah Sileri anda akan disambut dengan bentangan pemandangan alam yang membentang yang akan menciptakan mata anda takjub dikala melihatnya. Yaitu bentangan flora kentang, carica dan dan sayur-mayur lainnya yang berwarna hijau yang dibentuk secara terasering. Di Kawah Sileri juga telah dibentuk taman air yang airnya berasal dari geothermal yang bersumber dari Kawah Sileri tersebut. Kaprikornus air yang ada dikolamnya akan terasa hangat.

3. Candi Dieng

Atribusi: Ardianto Bahtiar from id

Di Dieng terdapat banyak candi umat agama Hindu yang tersebar. Nama-nama candi di Dieng ini juga memakai nama para tokoh Mahabarata menyerupai candi Arjuna, Semar, Gatot Kaca, Bima, Srikandi, dan lain sebagainya. Candi ditempat ini merupakan tempat yang sangat sakral bagi umat agama Hindu serta sebagai ikon yang populer untuk tempat wisata di Dieng, Wonosobo.

Baca juga :
Tempat Wisata Dieng Wonosobo, Wisata Alam dan Budaya.
10 Tempat Wisata di Jepara yang Memukau dan Indah.
9 Daftar Tempat Wisata di Solo yang Wajib Kamu Kunjungi,

Untuk seni pembangunan di Candi Dieng ini bentuk dan gesekan yang berada disetiap sisinya sama menyerupai candi-candi yang berada di India. Contohnya yakni dari arca-arca menyerupai arca Mahakala, Nandi Swara, Durga Mahesasura Mardini, Ganesa, dan Agastya. Untuk candinya sanggup dibandingkan antara Candi Arjuna yang bentuknya sangat menyerupai  dengan Candi Bhintargaon yang ada di India serta Candi Semar yang bentuknya sanggup dibandingkan dengan Candi Parasurameswara di India dengan bentuk Mandapa.

4. Bukit Sikunir

Bukit Sikunir

Untuk anda yang suka sebagai pendaki dan ingin melihat pemandangan alam yang berbeda silahkan anda mengunjungi Bukit Sikunir. Bukit ini berada di Desa Sembungan dan merupakan desa yang tertinggi didaerah Dieng ini. Bukit Sikunir mencapai ketinggian hingga 2.200 mdpl. Apabila anda mendaki hingga puncak dan hingga  disore hari, anda akan menikmati indahnya sunset (matahari terbenam) yang sangat menakjubkan untuk mata kita. Dan dikala paginya anda akan menikmati sunrise (matahari terbit) dengan matahari yang berwarna kuning menyerupai kunyit. Banyak para pendaki yang berdatangan hanya untuk menikmati indahnya matahari sore dan pagi dipucak Bukit Sikunir ini. Oleh alasannya itulah masyarakat sekitar menyebutnya sebagai Bukit Sikunir lantaran matahari yang berwarna kunyit dikala berada dipuncak bukit ini.

5. Telaga Warna

Telaga warna dieng Wonosobo

Siapa yang tidak kenal dengan telaga yang sangat populer ini tepatnya didaerah Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Telaga yang berasal dari fenomena alam yang sangat memukau dan menakjubkan ini merupakan tujuan yang banyak wisatawan datangkan. Telaga ini merupakan telaga yang sangat populer sebagai tempat wisata di Dieng, Wonosobo. Nama Telaga Warna ini diambil dari insiden yang terjadi pada telaga tersebut.

Di Telaga Warna ini warna airnya selalu berubah-ubah kadang berwarna kuning, bahkan sanggup menjadi berwarna-warni menyerupai pelangi dengan didominasikan warna hijau yang agak kebiruan dengan sedikit percikan air berwarna putih. Perbuahan yang terjadi pada Telaga Warna ini disebabkan lantaran tingginya kandungan sulfur yang berada didalam dasar telaga tersebut.

Namun ada juga yang mengkaitkannya dengan kisah legenda bahwa warna tersebut berasal dari sebuah cincin seorang aristokrat yang jatuh kedasar telaga tersebut. Telaga Warna ini sangat sejuk, asri dan banyak pepohonan yang tumbuh disana. Telaga Warna ini selain menjadi tempat wisata di Dieng, Wonosobo, Telaga Warna juga dimanfaatkan warga sekitar sebagai anutan irigasi untuk flora kentang yang merupakan flora yang menjadi komoditas masyarakat sekitar di Dieng tersebut.

6. Telaga Pengilon

Telaga Pengilon

Telaga yang menarik lainnya yang menjadi tempat wisata di Dieng, Wonosobo selain Telaga Warna yakni Telaga Pengilon. Telaga ini letaknya sangat berdekatan dengan Telaga Warna tepatnya telaga ini berada disebelah selatan dari Telaga Warna. Telaga ini airnya sangat jernih dan higienis bagaikan bercermin diatas  air. Oleh alasannya itulah telaga  ini disebut Telaga Pengilon lantaran Pengilon sendiri diambil dari bahasa Jawa yaitu ngilo yang berarti bercermin.

Menurut kisah mitos yang beredar dimasyarakat telaga ini sanggup membaca kepribadian seseorang yaitu apabila seseorang yang mempunyai sifat yang bagus dan baik hatinya bercermin di Telaga Pengilon tersebut maka orang tersebut akan melihat dirinya diair berwajah tampan atau baik. Namun apabila orang yang bercermin mempunyai sifat jelek dan berhati anyir maka orang tersebut akan melihat dirinya berwajah jelek rupa.

7. Goa Semar

goa semar wonosobo, travelmatekamu.com

Goa ini masih terletak disekitar tempat Telaga Warna tepatnya berada ditepi telaga tersebut. Disebut Goa Semar lantaran patung yang berdiri sempurna dipintu masuk goa ini yakni sebuah Patung Semar yang merupakan tokoh yang paling bijaksana pada salah satu punakawan. Panjang Goa Semar ini kuran lebih sekitar 4 meter yang disepanjang jalannya dinding-dinding ini dipenuhi dengan bebatuan yang biasanya dipakai untuk bermeditasi. Banyak orang yang tiba kesini untuk meminta keselamatan atau hanya sekedar berkunjung untuk berwisata.

8. Goa Sumur

Goa Sumur, mysimple.wordpress.com

Goa yang selanjutnya sanggup anda kunjungi sebagai tempat wisata di Dieng Wonosobo yakni  Goa Sumur yang letaknya masih berdekatan dengan Goa Semar. Yang membedakan dengan Goa Semar yakni di Goa Sumur patung yang menjadi selamat datangnya yakni sebuah arca yang berbentuk seorang perempuan yang sedang membawa kendi.

Di Goa Sumur ini didalamnya terdapat banyak kolam-kolam kecil yang dipercaya bahwa air tersebut mempunyai petuah. Banyak yang memakai air tersebut untuk diminum atau sekedar untuk dibasuh lantaran mereka percaya bahwa air tersebut sanggup menyembuhkan banyak sekali macam penyakit dan juga sanggup menciptakan perempuan lebih cantik. Ada juga yang menggunakannya sebagai air suci menyerupai umat Hindu yang ada di Bali biasanya mereka memakai air ini sebagai upacara Muspre atau Mabakti.

Letak goa ini berada dibawah kerikil besar dan untuk mengunjunginya kita harus turun kebawah lantaran letaknya berada didasar bawah tanah. Didalamnya juga terdapat sebuah sumur yang airnya sangat jernih dan higienis yang biasa disebut “Tirta Prawitasari” yang dipercaya oleh masyarakat Bali sebagai air suci.

INFO UPDATE