oleh

14 Binatang Yang Mempunyai Kekuatan Listrik

Seperti manusia, binatang menghasilkan listrik sebagai impuls rangsang dalam tubuhnya untuk menanggapi rangsangan, bergerak, berburu mangsa, melawan predator, atau bahkan navigasi. Meskipun pada umumnya arus listrik yang dihasilkan sangat lemah, namun ada beberapa binatang yang dianugerahi keistimewaan oleh Tuhan Yang Maha Esa sehingga bisa menghasilkan arus listrik yang sangat berpengaruh melebihi hewan-hewan pada umumnya. 

Hewan apa sajakah yang bisa menghasilkan arus listrik yang berpengaruh ini? Untuk mengetahuinya baca saja Uraian di bawah ini!

1. Platipus           


Selain bertelur, mempunyai tagihan dan dilengkapi dengan duri berbisa, platipus yang sangat unik juga bisa mendeteksi listrik. Seperti kerabat dekatnya echidna, platipus juga mempunyai electroreceptors di moncongnya yang membantu mendeteksi impuls listrik dari masakan potensial. Kemampuan ini melayani platipus dengan baik, lantaran ia sering berburu di perairan dalam dimana mangsa mungkin tidak gampang dilihat.

2. Ikan Stargazer


Ikan mungil yang tidak dikenal ini mempunyai mata menonjol di serpihan kepala yang rata dengan punggungnya. Ikan Stargazer telah memodifikasi otot matanya untuk sanggup mengeluarkan arus listrik yang sanggup mengejutkan dan melumpuhkan mangsa serta menakuti para predatornya.

3. Lumba-lumba Guiana (Sotalia Guianensis)


Seekor lumba-lumba Guiana mempunyai pori-pori khusus yang disebut crypt vibrissal. Folikel rambut yang dimodifikasi ini memungkinkan lumba-lumba mencicipi medan listrik. Ini tidak terdengar sangat mempunyai kegunaan hingga Anda menganggap bahwa semua binatang mangsa lumba-lumba menghasilkan listrik dalam beberapa bentuk atau lainnya. Para peneliti yang menemukan talenta listrik lumba-lumba telah berhipotesis bahwa mamalia bahari lainnya mungkin mempunyai keterampilan serupa.

4. Lebah Madu


Bunga dan kelopak bunga yang cerah bukan satu-satunya hal yang menarik lebah madu. Bunga sering mengalami perubahan muatan listrik sehabis dikunjungi lebah, jadi dengan mencicipi medan listrik. Dengan kemampuan ini, lebah madu sanggup tetapkan apakah sebuah bunga layak untuk dikunjungi atau tidak maupun untuk mengetahui sudah ada serangga. lain yang mengambil nektar bunga tersebut atau belum.

5. Laba-laba


Laba-laba melapisi jaring mereka dengan jenis lem khusus yang tertarik pada partikel bermuatan (seperti serangga terbang). Daya tariknya begitu berpengaruh sehingga jaring tak bernyawa ini benar-benar bergerak maju untuk tetap terbang. Jaring ini juga tertarik pada polusi udara, yang berarti bahwa laba-laba membantu menciptakan pembersih udara sebagai perhiasan untuk memberantas hama rumah.


6. Tokek


Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana tokek bisa memanjat permukaan yang halus? Kemampuan melekat si tokek sebagian disebabkan oleh kekuatan elektrostatik pada alas kaki tokek. Perbedaan muatan antara kakinya dan permukaan yang ia panjat membantu si kecil tetap berlabuh ke dinding.

7. Tawon Oriental atau Oriental Hornet (Vespa Orientalis) 


Sebagian besar lebah biasanya menghindaari sengatan sinar matahari, tapi tidak dengan lebah oriental (oriental hornet). Penasaran lantaran mengapa lebah ini cenderung beraktivitas pada paparan sinar matahari yang intens, para periset melihat lebih bersahabat exleteleton atau struktur badan si lebah. Apa yang mereka temukan ternyata cukup anahe, panel surya di badan lebah mengubah sinar matahari menjadi listrik. Tujuan sesungguhnya yaitu untuk mengolah nektar yang mereka peroleh.

8. Ikan Pari Elektrik


Makhluk-makhluk ini menghabiskan sebagian besar waktu mereka di dasar bahari (air dingin), memakai kemampuan electrosense mereka untuk mengambil medan listrik lemah yang dikeluarkan oleh udang, siput dan kerang kegemaran mereka. 


Mulut mereka terletak di serpihan bawah badan mereka, sehingga lebih gampang untuk mencari makanan. Masing-masing dikembangkan dengan organ bilateral di sepanjang ekor yang menghasilkan sengatan listrik intermiten. 


Intensitas shock bervariasi dari spesies ke spesies, tetapi umumnya mereka diberkati dengan daya tahan, yang memungkinkan mereka untuk menahan goncangan cukup lama. 

Meskipun mengandalkan diri mereka dengan listrik yang dihasilkan untuk melawan predator, mereka juga menggunakannya sebagai cara untuk mengenali dan berkomunikasi dengan satu sama lain

Jika kita bermain Monster shooter maka salah satu lawannya yaitu iken pari elektrik ini. Ikan pari elektrik yaitu jenis ikan pari yang bisa mengendalikan tegangan listrik yang ada pada tubuhnya. Kedua sisi kepala ikan pari elektrik bisa menghasilkan listrik hingga sebesar 220 volt. Besar tegangan ini sama mirip besar tegangan listrik yang ada di rumah yang tampaknya cukup untuk mematikan orang dewasa. Oleh lantaran itu bila Agan berenang dan melihat ikan pari elektrik ini jauhi saja kecuali bila agan mempunyai senjata mirip tokoh di  moster shooter maka tembak saja.

9. Ikan Belalai Gajah


Ikan belalai gajah mempunyai lisan yang panjang ibarat bentuk belalai gajah. Ikan ini dilengkapi dengan organ khusus, yang disusun oleh ribuan sel electropax, pada serpihan ekor yang bisa menghasilkan listrik statis bertegangan tinggi. Sel electroplax merupakan sel yang menghasilkan muatan negatif pada serpihan dalam dan muatan positif pada serpihan luar dikala ikan belalai gajah dalam keadaan beristirahat. Arus listrik akan muncul pada dikala otot ikan berkontraksi, pada dikala itu pula ikan bisa mendeteksi keberadaan predator dan mangsa.

10. Lele Listrik


Lele air tawar yang berasal dari perairan tropis di Afrika ini mempunyai kemampuan untuk menghasilkan listrik hingga sebesar 350 volt. Besarnya energy yang dihasilkan lele elektrik sama mirip energi listrik yang diharapkan untuk menyalakan komputer selama 45 menit bila kalian ingin bermain game di computer tanpa harus memikirkan biaya listrik maka pelihara saja lele ini.

11. Hiu Kepala Martil


Hiu martil atau Hiu milik rangers biru di Power Rangers Wild force ini mempunyai ratusan ribu elektroreseptor atau sel peserta rangsang listrik. Hiu kepala martil bisa mendapatkan sinyal listrik hingga setengah milyar volt. Hiu kepala martil biasa memakai kemampuan mendeteksi sinyal listrik untuk mengetahui letak mangsa di bawah pasir, menghindari keberadaan predator, dan untuk mendeteksi arus bahari yang bergerak sesuai medan magnet bumi.

12. Ikan Black Ghost Knife


Ikan Black Ghost Knife (Apteronotus albifrons) mendiami habitat air tawar kawasan tropis di Amerika Selatan termasuk lembah Amazon. Ikan ini dinamai dengan warna hitamnya kecuali dengan motif api putih di hidung dan dua cincin putih di ekornya. Ikan itu berskala-kurang dan tumbuh mencapai panjang maksimal sekitar 50 cm. Ikan black ghost knife aktif dikala malam hari. Ini mempunyai organ listrik dan elektro-reseptor yang didistribusikan ke seluruh tubuh. Jadi, di antara sedikit binatang yang bisa menghasilkan dan mencicipi listrik. Ikan memakai kemampuan electrogenic dan electrosensing untuk menemukan larva serangga, masakan utama. Ikan menghasilkan sinyal listrik yang disebut pembuangan organ listrik (EOD’s) memakai organ listrik. EOD diambil oleh reseptor electrosensing yang ada di badan ikan. Ikan memakai sifat listrik ini untuk berkomunikasi satu sama lain dan juga untuk elektrolokasi.

13. Belut Listrik


Belut listrik yaitu binatang yang paling populer diantara semua binatang yang mempunyai kekuatan listrik. Belut listrik biasanya ditemukan di perairan amerika selatan atau lebih tepatnya sungai Amazon. Penelitian mengatakan bahwa belut listrik sanggup menghasilkan kejutan tanpa lelah selama satu jam. Besarnya jumlah energi listrik yang dihasilkan tersebut diyakini sanggup mematikan insan arif balig cukup akal serta mematikan seekor buaya besar atau aligator.


Sidat listrik atau belut listrik (Electrophorus electricus) yaitu sejenis ikan air tawar yang sanggup menghasilkan pedoman listrik berpengaruh (sampai 650 volt) untuk berburu dan membela diri. Walaupun disebut sidat atau belut, ia termasuk anggota ordo Gymnotiformes, yang tidak meliputi keduanya. Ia bisa tumbuh hingga panjang 2,5 m (8,2 kaki) dan berat 20 kg (44 pound), walaupun biasanya ukuran rata-ratanya yaitu 1 m.

14. Echidnas

Termasuk anggota dari ordo monotreme, binatang berduri ini mempunyai moncong memanjang yang berfungsi baik sebagai lisan dan hidung. Moncong ini juga mengirim sinyal-sinyal listrik yang membantu mereka menemukan serangga untuk di lahap. 

Echidnas, Hewan berduri yang masih satu keluarga dengan landak. Moncong ini mengirim sinyal-sinyal listrik untuk menemukan serangga (mangsanya), mangsa yang sering diburu echidnas ini berupa semut dan rayap serta serangga kecil lainnya. Elektroreseptor Echidnas terus menerus dibasahi semoga lebih gampang untuk menghantarkan listrik. Hal inilah yang mengakibatkan ke banyakan binatang yang mempunyai sistem elektroreseptor berasal dari perairan.


Demikian artikel 14 Hewan yang Memiliki Kekuatan Listrik semoga bisa bermanfaat.

INFO UPDATE