oleh

10 Daerah Wisata Di Tulungagung Jawa Timur Yang Harus Dikunjungi

Tulungangung merupakan sebuah kabupaten di Jawa Timur dan terletak 154 kilometer dari Kota Surabaya. Nama “tulungagung” sendiri berasal dari kata “Pitulungan Agung” (Pertolongan Agung), tapi versi lain dari Bahasa Jawa menyebutkan jikalau Tulungagung mempunyai arti sumber mata air yang besar (dari kata “tulung” dan “agung”). Kabupaten yang sudah berdiri selama 802 tahun tersebut sekarang dikenal sebagai salah satu kawasan penghasil marmer terbesar di Indonesia.

Terkenal dengan wisata laut, sejarah, dan kulinernya, Tulungagung pantas menjadi destinasi berlibur yang wajib Anda sambangi. Untuk mempermudah Anda dalam menentukan lokasi, di bawah ini ada 10 tempat wisata di Tulungagung yang sanggup dijadikan rekomendasi.

1. Pantai Sine

Pantai Sine, sahabat11traveller.blogspot.co.id

Satu keunikan dari pantai-pantai di Tulungagung ialah bentuknya yang mirip teluk. Salah satunya ialah Pantai Sine yang terletak Kecamatan Kalidawir dan berada 30 kilometer dari sentra kota. Sayangnya, alasannya ialah belum ada lahan parkir memadai, Anda harus menyimpan kendaraan eksklusif di rumah-rumah warga. Di Pantai Sane, selain menyajikan bentangan laut, Anda juga akan mendapati mata air pada tebing bab utara dan hamparan pasir kehitaman mirip di Pantai Kuta, Bali. Tidak hingga di situ, kalau biasanya pantai selalu identik dengan pemandangan matahari terbenam, Pantai Sine justru akan mengatakan Anda panorama matahari terbit yang indah.

2. Candi Penampihan

Candi Penampihan, tulungagung.go.id

Tempat wisata di Tulungagung ini berada di lereng tenggara Gunung Wilis; tepatnya di tengah area perkebunan teh. Situs ini merupakan peninggalan sejarah dari Kerajaan Mataram kuno. Candi Penampihan dibangun pada tahun Saka 820 atau 898 Masehi. Candi Penampihan terdiri dari tiga tahapan atau teras sebagai tempat persembahan Dewa Siwa. Di dalam situs ini, terdapat arca Siwa dan Dwarapala, serta sebuah prasasti kuno berjulukan Prasasti Tinulat yang ditulis dengan aksara Pallawa. Selain arca dan prasasti, di kompleks candi ini pun terdapat dua kolam yang menjadi indikator keadaan air di Pulau Jawa.

3. Gua Pasir

Pos Penjaga Gua Pasir, e-bloggertulungagung.blogspot.co.id

Jika Anda menyukai destinasi wisata bersalut petualangan dan sejarah, Gua pasir patut dikunjungi. Gua ini terletak di Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung. Sebelum memasuki Gua Pasir, Anda akan menemukan tempat pertapaan dengan arca, umpak, dan makam kuno yang identik dengan penganut agama Hindu. Sedangkan jalan menuju Gua Pasir sendiri sangat menantang. Setelah melewati jalan setapak, Anda perlu memanjati bebatuan sejauh seratus meter. Namun, rasa lelah Anda akan terbayar saatmenemukan relief-relief kuno pada dinding gua setinggi 1,75 tersebut.

4. Agro Wisata Belimbing

Agro Wisata Belimbing, jitunews.com

Anda suka berkebun dan buah-buahan? Maka berkunjunglah ke Agro Wisata Belimbing. Tempat wisata di Tulungagung ini berada di Dusun Cluwok, Kecamatan Boyolangu. Di Cluwok sendiri, terdapat 500 kepala keluarga yang menggantungkan hidupnya dari perjuangan menanam belimbing. Dalam tur di perkebunan belimbing, Anda akan mengunjungi lahan buah siap petik yang telah dipilih oleh petani dan memetik buah-buah yang telah matang dengan santunan pemandu. Kalau Anda tidak mau repot-repot memetik, ada belimbing segar yang dijual dengan harga 15.000 rupiah per paket. Sementara itu, jenis belimbing yang sering dikirim dari perkebunan tersebut ialah Belimbing Bangkok Merah.

5. Pantai Pathok Gebang

Pantai Pathok Gebang, fsadam.wordpress.com

Pantai Pathok Gebang merupakan destinasi yang pas untuk pecinta ombak unik. Anda perlu menempuh perjalanan selama satu jam dari sentra kota untuk menuju pantai ini. Kemudian, untuk mencapai tempat tujuan, Anda perlu mendaki bukit kecil terlebih dahulu selama kurang lebih 50 menit. Sesampainya di Pantai Pathok Gebeng, Anda akan disuguhkan pemandangan berupa pantai berpasir putih dan lautnya yang jernih. Pantai ini juga populer dengan deburan ombaknya yang pecah ketika bertemu barisan laguna. Banyak wisatawan yang sengaja menunggu momen tersebut untuk dijadikan latar pada foto-fotonya.

6. Alun-Alun Tulungagung

Alun-Alun Tulungagung

Tempat wisata di Tulungagung ini pernah menyabet penghargaan sebagai Taman Kota Terbaik Tingkat Nasional pada tahun 2012. Seperti halnya taman kota, Alun-Alun Tulungagung menyediakan objek menarik dan akomodasi umum mirip air mancur, kolam ikan, gazebo, jalan setapak untuk refleksi, arena outbond, skuter, bangku, serta skatepark. Sementara itu, di sudut-sudut taman terdapat pagupon atau rumah burung merpati. Para pengunjung sanggup mengatakan kuliner berupa remah-remah roti atau biji-bijian untuk burung ini. Anak-anak juga sanggup bermain dengan dakon atau congklak raksasa berukuran besar dan terbuat dari kerikil kali. Bahkan, bijinya pun terbuat dari kerikil-kerikil asli.

7. Candi Dadi

Candi Dadi, id.wikipedia.org

Situs peninggalan Hindu kuno lainnya ialah Candi Dadi yang berlokasi di area kehutanan RPH Kalidawir. Kompleks candi tersebut berada di ketinggian 360 meter di atas permukaan laut. Candi Dadi merupakan salah satu karya dari simpulan periode 14 hingga 15 Masehi. Berbeda dari candi-candi lain, candi tunggal di situs ini tidak mempunyai tangga, arca, maupun hiasan dan berdiri di puncak bukit pegunungan Walikukun. Seperti tempat ibadah lainnya, Candi Dadi dipakai sebagai sarana untuk berdoa. Pada hari-hari tertentu, mirip tanggal 1 Suro, masyarakat mengadakan upacara di candi ini.

8. Gua Lowo Watulima Trenggalek

Gua Lowo Watulima Trenggalek, tombo-ngantok.blogspot.co.id

Gua lowo Trenggalek terletak 35 kilometer dari arah selatan sentra kota. Tempat wisata di Tulungagung ini ditemukan oleh seorang warga berjulukan Mbah Lamejo ketika mencari tempat semedi pada tahun 1931, tetapi gres dibuka sebagai objek wisata pada tahun 1984. Saat ini, gua tersebut telah difasilitasi oleh penerangan listrik sepanjang 850 meter, dengan sisa 1 kilometer yang belum diberi fasilitas. Seorang mahir gua asal Prancis, Manthovai Gilbert, menyebutkan bahwa Gua Watulima Trenggalek ialah gua terbesar se-Asia dengan total panjang dua kilometer.

9. Pantai Popoh

Pantai Popoh

Meski berhadapan dengan Samudra Hindia dengan gelombang ganas, Pantai Popoh justru memperlihatkan ombak yang relatif hening bagi Anda. Pantai ini terletak 28 kilometer dari sentra kota dan berada di bab ujung timur pegunungan Kidul. Pantai berbentuk teluk tersebut memperlihatkan pemandangan yang indah. Untuk masuk ke Pantai Popoh, Anda hanya perlu mengeluarkan uang 3.000 rupiah per orang (belum termasuk parkir).

Baca juga 10 Tempat Wisata di Tangerang yang Paling Terkenal.

10. Candi Boyolangu

Situs sejarah ini berlokasi di tengah pemukiman Dusun Dadapan, Desa Boyolangu. Candi Boyolangu ditemukan pada tahun 1914 dan dibangun pada masa pemerintahan Hayam Wuruk di tahun Saka 1359 atau 1389 Masehi. Dahulu, Candi Boyolangu merupakan tempat penyimpanan bubuk mayat Gayatri dan menjadi tempat pemujaan sosok yang digambarkan sebagai Dyanti Budha Wairocana tersebut. Selain Candi Boyolangu, terdapat situs lain mirip Gua Tritis dan Gua Selamangkeng.
Itulah 10 tempat wisata di Tulungagung yang wajib Anda kunjungi. Sekarang, apa Anda tertarik untuk bertamasya menyusuri tempat menakjubkan di bab timur Pulau Jawa? Jika anda ingin tahu apa saja lokasi wisata menarik di Jawa Timur anda sanggup membaca di halaman berikut Tempat Wisata di Jawa Timur yang Menarik.

Sumber:





https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Tulungagung

News Feed