Verizon Kini Resmi Miliki Yahoo Dibeli Senilai Rp63,2 Triliun

Verizon Kini Resmi Miliki Yahoo – Perusahaan internasional dalam bidang telekomunikasi yang berbasis di New York, Amerika Serikat, Verizon, menegaskan kesiapannya untuk mengakuisisi Yahoo! senilai US$ 4, 8 miliar atau setara dengan Rp 62, 8 triliun (asumsi kurs Rp 13. 100 per dolar Amerika). Rencana akuisisi itu dikabarkan akan segera diumumkan oleh kedua belah pihak hari ini.

Adapun poin kesepakatan dalam akuisisi itu dikabarkan membuka jalan akuisisi beberapa situs portofolio lain milik Yahoo!, seperti Yahoo! News, Flickr, dan Tumblr. “Akuisisi ini sekalian menandai kegagalan langkah CEO Yahoo! Marissa Mayer untuk mengupayakan perkembangan yang berkelanjutan di sedang era Dunia maya, ” seperti yang dilaporkan oleh SF Gate, Senin, 25 Juli 2016.

Negosiasi sudah berlangsung beberapa waktu kemudian, dan pengumuman tercapainya kesepakatan akuisisi akan dilakukan sebelum pembukaan perdagangan pasar saham Amerika Serikat (AS) pagi ini. Situs portofolio milik Yahoo! lain gak masuk ke kesepakatan itu karena memiliki paten masing-masing, sehingga dijual terpisah.

Akuisisi mencakup aset properti milik Yahoo!, yakni kantor pusat di Sunnyvale seluas 1 juta hektare dengan 4. 000 karyawan. Yahoo! sebelumnya sudah membuka kesempatan pengambilalihan itu sejak Februari kemudian. Adapun transaksi ini diperkirakan akan meningkatkan bisnis dunia maya AOL milik Verizon. Sementara itu, sampai sekarang belum ada keterangan resmi dari pihak Yahoo! maupun Verizon tentang kesepakatan akuisisi ini.

Sehubungan dengan akuisisi yang dilakukan oleh Verizon, nantinya yang akan dikuasai oleh Verizon merupakan aset situs Yahoo serta termasuk juga real estate yang dimiliki oleh perusahaan besutan Jerry Yang dan David Filo itu. Sedangkan untuk hak kekayaan intelektual yang dimiliki oleh Yahoo akan dijual tersendiri.

CEO Marissa Mayer Pasca Akuisisi

Hal lain yang juga menarik untuk dibahas terkait dengan kesepakatan akuisisi antara Verizon dan Yahoo merupakan keberlangsungan masa depan CEO Yahoo Marissa Mayer. Kepastian Apakah Marissa akan tetap memimpin Yahoo setelah proses akuisisi selesai, memang belum mendapatkan titik terang. Tetapi yang pasti, dari pihak Verizon sendiri mengatakan keberadaan Marissa Meyer sangat dibutuhkan untuk mendorong traksi bisnis Yahoo ke depannya.

Dari pihak Marissa Meyer sendiri, mengatakan bahwa dirinya akan tetap bertahan di perusahaan yang sudah ia pimpin selama beberapa waktu belakangan itu. Setelah pernah mengalami berbagai masa susah bersama Yahoo, CEO wanita gaek yang 1 ini merasa susah jika harus langsung pergi dari perusahaan besar Google itu.

Dalam 1 buah pernyataan, ia menyebut bahwa sangat penting bagi dirinya untuk melihat masa depan Yahoo. Melalui pernyataan itu pula, memberi isyarat bahwa Marissa Meyer masih akan tetap dipertahankan dalam beberapa waktu kedepan.

Kemungkinan itu juga diperkuat dari pernyataan Executive Vice President Verizon Marni Walden. Ia menyebut bahwa, nantinya akan dijalankan proses kerjasama antara Verizon, Yahoo dan perusahaan media digital AOL. Dan dalam kerjasama itu, Walden memberikan lampu hijau bahwa Marissa akan menjadi kunci keberhasilan dari proyek besar ini.

Senada dengan hal itu CEO AOL Tim Armstrong yang direncanakan akan bertemu dengan petinggi perusahaan Verizon dan Yahoo beberapa waktu mendatang, menyampaikan bahwa kerjasama yang bakal dibina bisa menjadi kekuatan baru dalam industri media mobile yang saat ini semakin subur.

“Bergabungnya Verizon, AOL, dan Yahoo akan menciptakan kekuatan baru yang kompetitif dalam persaingan di media mobile, untuk perusahaan pengiklan serta penerbitan, ” kata Armstrong.

Nilai Saham Turun Paska Akuisisi

Selain membicarakan tentang nasib masa depan CEO Marissa Mayer, fakta lain yang terungkap setelah proses akuisisi Verizon terhadap Yahoo usai digelar adalah turunnya nilai saham kedua perusahaan itu dinilai bursa dunia. Dikonfirmasi bahwa nilai saham dari perusahaan Yahoo pasca akuisisi turun 2, 7% menjadi US$ 38, 33. Sedangkan untuk perusahaan Verizon, penurunan terjadi meskipun gak terlalu signifikan yakni sebesar kurang dari 1% dengan nilai akhir US$ 55, 75.

Patut untuk kami tunggu, gebrakan seperti apa yang akan dilakukan oleh Verizon untuk mengembalikan masa kejayaan Yahoo dan kembali mengangkat pamornya sebagai salah satu perusahaan digital terbesar di dunia.

Berita Lainnya