Roman Tomb Wine Minuman Tertua Didunia

Roman Tomb Wine Minuman Tertua Didunia – Botol anggur ini ditemukan pada tahun 1867, di kota Speyer, Jerman. Minuman ini dipercaya merupakan minuman tertuan di dunia. Roman Wine ini ditemukan bersama botol lain yang sudah lama kering. Wine tidak ikut mongering karena minyak zaitun yang dioles di penutup gabus melindungi wine dari oksidasi. Saat ini anggur tersebut dipamerkan di Museum Sejarah Palatinate, di Speyer, Jerman.

Tim arkeologi AS menemukan gudang anggur yang diduga kuat sebagai gudang anggur tertua yang pernah ada di dunia. Gudang kuno itu ditemukan di antara rerentuhan sebuah istana di Tel Kabri, Israel, yang berusia nyaris 4.000 tahun.

Dilansir DailyMail, Minggu 24 November 2013, di dalam gudang itu, peneliti menemukan 40 guci yang masing-masing berisi 50 liter anggur manis. Secara total, anggur yang ditemukan di di dalam gudang adalah 2.000 liter anggur.

Pada guci itu tertinggal jejak saran pemanfaatan anggur pada pas itu. Tim peneliti meyakini, kurang lebih 2.000 liter anggur itu dibikin oleh nenek moyang orang Canaan pada th. 1.700 SM. Saat itu, masyarakat mencampurkan anggur dengan kayu manis, mint, madu dan bahan lainnya. Hal ini dibuktikan dengan jejak bahan-bahan itu di dalam guci.

Professor Eric Cline, Ketua Departemen Bahasa Timur Klasik dan Peradaban di Brandeis University AS mengatakan, awalnya tim pertama menemukan secara kebetulan guci selama nyaris satu meter, yang lantas dinamakan Bessie.

Kami menggali dan menggali dan tiba-tiba keluar lima Bessie, lantas 10, 15, dan kelanjutannya 40 guci dikemas di dalam area penyimpanan 15 sampai 25 kaki (4,5-7,6 meter),” ujar Cline.

Ditambahkan Dr Andrew Koh, Asisten Profesor Studi Klasik Brandeis University menganalisis sisa di dalam guci untuk mengidentifikasi untuk apa anggur yang digunakan pas itu. Koh menemukan jejak senyawa tartarat dan syringic. Keduanya merupakan komponen kunci di dalam anggur. Resep anggur itu disebutkan serupa dengan racikan anggur yang digunakan pada Mesir kuno selama dua ribu tahun.

“Ini bukan moonshine minuman keras gelap , yang dibikin di area bawah tanah. Resep anggur ini secara ketat diikuti di dalam tiap-tiap guci,” kata dia.

Rerentuhan istana di Tel Kabri, Israel, yang berusia nyaris 4.000 tahun. (Dailymail) Sedangkan Dr Assaf Yasur, ketua departemen peradaban maritim di Universitas Haifa, Israel, menyebutkan pada masa selanjutnya anggur sudah diminum oleh pejabat dan tamu penting.

Pasalnya, tempat menyimpanan anggur itu berada tak jauh berasal dari lingkungan istana. “Mungkin tamu asing dikala itu mengonsumsi daging kambing dan anggur,” kata Yasur-Landau. Ia termasuk memperkirakan gudang anggur itu terkubur dengan dengan rerentuhan istana akibat gempa bumi. Akhirnya tertimbun oleh reruntuhan bangunan. Temuan ini bakal dipaparkan pada pertemuan tahunan American Schools of Oriental Research.

Botol anggur Speyer (atau “Römerwein”) adalah sebuah kapal yang disegel, yang diduga berisi cairan anggur, dan begitu bernama karena itu digali dari Makam Romawi yang ditemukan di dekat Speyer, Jerman. tenyata sebotol anggur Roman Tomb Wine tertua didunia.

Botol anggur Speyer kemungkinan memegang anggur dan awalnya ditemukan tahun 1867 silam dalam apa yang sekarang wilayah Rheinland-Pfalz Jerman, dekat kota Speyer, salah satu pemukiman tertua di daerah. Artefak sejak menjadi dikenal sebagai dunia tertua yang ada sebotol anggur yaitu Roman Tomb Wine. Botol telah tanggal antara 325 dan 350 AD,  dan ini merupakan sebotol anggur tertua dikenal belum pernah di buka dibuka.

Sejak penemuannya tersebut dan telah dipamerkan di bagian Wine Museum Historical Museum Palatinate di Speyer, selalu ditampilkan di lokasi yang sama dalam museum. “Römerwein” ditempatkan pada sebuah kamar di kamar Tower museum.

Botol ditemukan selama penggalian dalam makam bangsawan abad ke-4 Roman. Makam yang berisi dua sarkofagus, salah satu yang memegang tubuh seorang pria dan seorang wanita. Salah satu sumber mengatakan pria tersebut merupakan anggota legiun Romawi dan anggur ketentuan untuk perjalanannya surgawi. dari botol kaca enam dalam sarkofagus wanita dan pembuluh sepuluh dalam sarkofagus manusia, satu-satunya masih terdapat cairan. Ada jelas cairan di bawah ketiga, dan campuran yang mirip dengan damar di atas.

Berita Lainnya