Inilah Kronologi Saat Nabi Isa Turun Ke Bumi

Kronologi Saat Nabi Isa Turun Ke Bumi – Sejatinya kehidupan ini selayaknya kisah dalam satu buah film. Ada Sang Sutradara yang telah me-ngatur jalannya skenario kehidupan manusia dan juga alam semesta. Perjalanan kisah kehidupan ini pun telah dijelaskan dalam kitab Suci Alquran.

Seperti kehadiran Nabi Isa AS se-belum hari kiamat kelak. Putra Maryam binti Imran ini bertugas membunuh musuk Islam yang bernama Dajjal. Nabi Isa dipersiapkan Allah untuk melawan makhluk bermata satu tersebut di akhir zaman kelak.

Apakah Nabi Isa AS Telah Tiada?

Mengenai masalah ini, marilah kita simak bersama firman Allah Ta’ala berikut.

وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلَّا اتِّبَاعَ الظَّنِّ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا (157) بَلْ رَفَعَهُ اللَّهُ إِلَيْهِ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا (158)

Dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. ” (QS. An Nisa’: 157-159)

Allah Ta’ala juga berfirman,

إِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى إِنِّي مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ

(Ingatlah), ketika Allah berfirman: “Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku.” (QS. Ali Imran: 55)

Dalam ayat di atas diceritakan oleh Allah bahwa Nabi ‘Isa tidaklah dibunuh oleh orang-orang Yahudi. Orang Yahudi mengklaim telah membunuhnya dan hal ini pun dibenarkan oleh orang Nashrani. Namun yang sebenarnya dibunuh adalah orang yang diserupakan dengannya. Sedangkan Isa sendiri diangkat oleh Allah ke langit.

Syaikh As Sa’di ketika menjelaskan surat Ali Imran ayat 55, beliau mengatakan, “Allah mengangkat hamba dan Rasul-Nya yaitu ‘Isa ‘alaihis salam kepada-Nya. Kemudian Allah menyerupakan ‘Isa dengan yang lainnya. Kemudian orang yang diserupakan dengan Nabi ‘Isa ditangkap, dibunuh dan disalib. Mereka pun terjerumus dalam dosa karena niat mereka adalah membunuh utusan Allah.”

Nabi ‘Isa belumlah mati sebagaimana hal ini dikuatkan lagi dengan ayat-ayat dan hadits yang menceritakan bahwa beliau akan turun di akhir zaman sebagaimana nanti akan kami sebutkan.

Ringkasnya, Isa bin Maryam belum mati. Namun beliau diangkat ke langit dan akan turun di akhir zaman sebagai tanda datangnya kiamat kubro (kiamat besar).

Sebelum kehadirannya bumi hendak porak-poranda sebab ulah Dajjal. Lalu Allah SWT menurunkan Nabi Isa bersama dua malaikatnya di satu buah menar putih, Damaskus Timur. Seperti apa kronologi turunnya Nabi Isa menuju bumi? Berikut ulasannya.

Umat Islam begitu menghormati dan juga mempercayai Nabi Isa AS. Tidak dikatakan utuh keislaman seseorang se-belum Dia mengimani Nabi Isa. Muslim sejati jua percaya bahwa memang Nabi Isa AS adalah satu-satunya Nabi yang diangkat oleh Allah SWT dan juga masih hidup hingga kali ini.

Tetapi, (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan juga, ialah Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana. (Annisaa’ [5]: 158).

(Ingatlah), ketika Allah berfirman: “Hai Isa, sesungguhnya Saya hendak menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan juga mengangkat kau kepada-Ku. ” (QS. Ali Imran: 55)

Namun kehadirannya masih men-jadi misteri dan juga tidak dapat diprediksi. Namun Allah telah memberikan kata kunci tersendiri terkait kapan Dia hendak menurunkan Nabi Isa. Dalam Alquran dijalakna kalau hendak diturunkan ketika Dajjal telah tidak dapat dikendalikan. Dia hendak bersekutu dengan Imam Mahdi yang jua mati-matian berjuang untuk agama ini.

Masa kehadiran Nabi Isa diawali dengan terjadinya perang dasyat yang terjadi di akhir zaman. Ialah perang Malmalah Kubro yang hendak men-jadi perang gede di antara dua perang yang hendak terjadi. Perang ini hendak terjadi sesudah perang beruntun yang telah terjadi sebelum-sebelumnya.

Kepada perang tersebut, kaum muslimin hendak menang atas Jazirah Arab dan juga Persia beserta ketika melawan kaum Ruum. Rasulullah SAW bersabda:

“Kalian hendak perangi jazirah Arab sehingga Allah menangkan kalian atasnya. Lalu (kalian perangi) Persia sehingga Allah menangkan kalian atasnya. Lalu kalian perangi Ruum sehingga Allah menangkan kalian atasnya. Lalu kalian perangi Dajjal sehingga Allah menangkan kalian atasnya. ” (HR Muslim).

Kemenangan ini tidak lantas membikin perang selesai. Sebab ternyata ada perang yang maha dasyat yang hendak dilalui kaum muslim se-belum terjadi kiamat. Perang tersebut disebut dengan perang Armageddon.

Sebenarnya ini bahasa Yunani, sementara Nabi Muhammad menyebutnya dengan nama Perang Kemuliaan. Yang melibatkan beragam negara dari belahan dunia.

Nanti-nya cuma hendak ada dua golongan saja, yaitu golongan kaum muslim yang dipimpin oleh Imam Mahdi dan juga golongan Kafir yang hendak dipimpin oleh Dajjal.

Lalu di tengah huru hara yang tercipta Allah SWT menurunkan pertolongan yaitu di kedatangan Nabi Isa as. Putra Maryam. Isa hendak turun di menara putih di timur Damaskus ketika menjelang fajar.

Lalu Isa masuk menuju markas kaum muslimin dan juga ikut dalam barisan shalat subuh. Sesudah tersebut dia bersama Al-Mahdi hendak memimpin kaum muslimin menyerbu seluruh markas kaum kafir, lebih-lagi berhasil membunuh Dajjal dan juga seluruh manusia kafir.

Ketika Allah telah mengutus al-Masih Ibnu Maryam, maka turunlah dia di menara putih di sebelah timur Damsyiq dengan mengenakan dua buah pakaian yang dicelup dengan waras dan juga za’faran, dan juga ke-2 telapak tangannya diletakkannya di sayap dua Malaikat; bila dia menundukkan kepala maka menurunlah rambut-nya, dan juga kalau diangkatnya kelihatan landai seperti mutiara. Maka tidak ada manusia kafir pun yang mencipok nafasnya kecuali pasti meninggal dunia, padahal nafasnya tersebut sejauh bola mata menatap. Lalu Isa mencari Dajjal hingga menjumpainya dipintu Lud, lantas dibunuhnya Dajjal. Lalu Isa datang kepada suatu kaum yang telah dilindungi oleh Allah dari Dajjal, lalu Isa mengelus wajah mereka dan juga memberi tahu mereka mengenai derajat mereka di surge, ” (Shahih Muslim, Kitab al-Fitan wa Asyrathis Sa ‘ah, Bab DzikrAd-Dajjal 18: 67-68).

Sesudah membunuh Dajjal, tugas Nabi Isa AS tidak beserta merta selesai begitu saja. Dia masih mesti menghadapi pasukan Ya’juz dan juga Ma’juz yang hendak keluar kepada masa kehidupannya kelak. Kepada zaman dahulu, Raja Dzulqarnain mengurung Ya’juj dan juga Ma’juj di dalam satu buah tembok dan juga mereka terkurung disana hingga akhir zaman. Namun perlahan-lahan mereka dapat menjebol tembok ini.

Tentara Ya’juz dan juga Ma’juz populer amat beringas. Mereka lebih-lagi lebih kuat dibanding tentara Dajjal dan juga Nabi Isa. Akhirnya Ya’juz dan juga Ma’juz hendak membikin kehancuran di wajah bumi. Nabi Isa cuma dapat berdoa ke-pada Allah untuk memohon pertolongan. Doa tersebut dikabulkan Allah dengan mengirim hama yang dapat menyebabkan penyakit. Akhirnya binasalah Ya’juz dan juga Ma’juz.

Sesudah masa kelam tersebut berlalu, maka Nabi Isa hendak menyebarkan kebenaran di wajah bumi. Dalam Shahih al-Bukhari dan juga Shahih Muslim diriwayatkan dan juga Abu Hurairah RA bahwa memang Rasulullah SAW bersabda, “Demi Dzat yang menguasai diri ku, tidak lama lagi Isa AS turun untuk kalian selaku hakim yang adil. Dia mematahkan salib, membunuh babi, menghapus perang, melimpahkan harta sehingga tidak ada lagi manusia yang mau menerimanya, hingga satu sujud sebaiknya ketimbang dunia dan juga isinya. ” (HR. Bukhari dan juga Muslim).

Berita Lainnya