Batu Permata Ammolite

Batu Permata Ammolite jenis Batu permata yang sering disebut juga sebagai Ammonite, bisa dibilang sebagai salah satu batu permata yang paling langka di bumi. Ammolite termasuk ke dalam kelompok kecil batu permata organik, yang juga termasuk Amber, Coral, Jet dan Pearl (Mutiara). Ammolite terdiri dari sisa-sisa cangkang fosil Ammonita (terutama Aragonite), yang merupakan mineral yang sama yang membentuk Mutiara Nacreous. Batu Ammolite yang sangat diinginkan merupakan yang memiliki permainan warna berwarna-warni seperti batu Opal, yang lazimnya terjadi dalam nuansa warna hijau dan merah, tapi semua warna spektral juga memungkinkan.

Permainan warna batu Ammolite merupakan hasil dari struktur mikro Aragonite yang unik, sehingga berbeda dari terlalu banyak batu permata lainnya yang juga memiliki permainan warna. Lazimnya, permainan warna merupakan hasil dari penyerapan cahaya, tapi warna pada batu Ammolite merupakan hasil dari gangguan pantulan cahaya pada struktur organik Aragonite.

Batu Permata Ammolite bisa di katakan cukup langka dan dari semua temuannya hanya 50% saja yang cocok digunakan untuk perhiasan. Batu Ammolite sudah digunakan sebagai jimat dalam waktu yang sangat lama. Batu Ammolite lazimnya dibentuk menjadi bentuk-bentuk yang unik dan dipasang di perak atau emas. Warna-warnanya terlihat keren saat disorot dengan aksen kristal bening seperti Spinel.

Meskipun batu Ammolite biasanya berlapis sebagai Doublet atau Triplet, batu ini masih sangat rapuh. Oleh karena itu, batu Ammolite paling cocok digunakan pada liontin, anting-anting, atau bros. Batu permata Ammolite bisa digunakan sebagai cincin, tapi hanya yang Triplet. Canada merupakan nomor 1 dalam hal membuat dan memperdagangkan perhiasan Ammolite. Pengrajin sering menjual perhiasan Ammolite untuk wisatawan yang berkunjung ke Banff National Park. Di Amerika Serikat, batu Ammolite sangat terkenal di kalangan suku Zuni dan pengrajin asli Amerika lainnya.

Pada tahun 1981, pertambangan Ammolite meningkat sampai ke tingkat komersial dan selama itu, World Jewellery Confederation (CIBJO) atau Konfederasi Perhiasan Dunia mengatakan bahwa batu Ammolite adalah termasuk ke dalam golongan batu permata berwarna. Pada tahun 2004, Alberta, Canada mengatakan batu Ammolite sebagai batu permata provinsinya dan pada tahun 2007, City of Lethbridge juga mengatakan Ammolite menjadi batu permata resminya.

Ammolite juga dikenal sebagai “Aapoak”, yang berasal dari bahasa Kainah India, yang bermakna “kecil, batu merangkak”. Nama dagang lainnya antara lain: Gem-Ammonite, Korite, dan Calcentine. Istilah “Ammonite” pada awalnya dimanfaatkan untuk menggambarkan bentuk spiral kerang fosil, yang mirip bentuk tanduk domba jantan.

Batu Ammolite sering memiliki permukaan bersisik atau seperti “kulit naga”. Hal ini merupakan normal, tapi skala yang berlebihan akan mengurangi nilai batu Ammolite itu sendiri. Hampir semua batu Ammolite dirakit melalui pelapisan atau “Layering”. Layering merupakan hal yang umum dalam perdagangan permata dan paling sering terlihat pada batu Opal dalam bentuk Doublet atau Triplet. Treatment Layering akan meningkatkan daya tahannya dan dalam terlalu banyak kasus, juga bisa meningkatkan warnanya. Banyak juga yang distabilkan memakai peresapan polimer, epoxy, atau resin. Tanpa treatment atau peningkatan ini, batu Ammolite terlalu rapuh untuk dimanfaatkan dalam perhiasan. Kepingan batu Ammolite yang alami juga masih bisa dijumpai, tapi hampir semuanya mennyertakan beberapa batu matriks. Batu Ammolite yang berkualitas tinggi merupakan yang gak terlihat matriks-nya.

Ciri Ciri Batu Permata Ammolite

Ada beberapa batu permata yang sangat mirip batu Ammolite, seperti Labradorite, Spectrolite, dan Opal (Kalimaya), yang semuanya memiliki penampilan yang sama. Tetapi, batu Ammolite lazimnya bisa dibedakan melalui pemeriksaan sederhana. Batu Labradorite paling sering terjadi dalam warna biru dan ungu, sedangkan batu Ammolite lazimnya ditemukan dalam warna merah dan hijau. Permainan warna batu Labradorite dan Opal tampak “menggulung” disepanjang batu, gak seperti permainan warna pada batu Ammolite yang terlihat terbatas. Struktur yang tampak pada batu Ammolite juga sangat unik. Batu Ammolite yang imitasi lazimnya akan terlihat transparan sampai Translucent (tembus cahaya tapi gak transparan) tergantung pada sudut penglihatan, sedangkan batu Ammolite yang alami merupakan buram gak tembus cahaya.

Warna batu Ammolite tergantung pada sudut cahaya dan sudut penglihatan. Permainan warnanya bisa berkisar mulai dari lembut sampai perkembangan warna yang dramatis. Batu Ammolite juga dikenal memiliki pergeseran warna kromatik, seperti merah menjadi hijau, atau hijau ke biru (Dichromatic). Beberapa batu Ammolite perkembangan warnanya terbatas hanya pada kelompok warna dasar yang sama (Monochromatic). Batu Ammolite yang paling berharga merupakan yang pergeseran warnanya melalui semua spektrum warna (Spectrochromatic).

Rentang rotasi, terpisah dari permainan warnanya, juga mempengaruhi nilai batu Ammolite. Batu Ammolite yang berkualitas terbaik akan menampilkan warna yang hidup saat dilihat pada putaran penuh 360 derajat. Batu Ammolite lain mungkin hanya menunjukkan warna pada sudut yang terbatas. Spesimen dengan rentang warna 241° sampai 360° dan 180° sampai 240° merupakan yang paling diinginkan. Batu yang memiliki keterbatasan warna pada 90° sampai 179° dianggap kurang berharga. Tapi, karena semua batu Ammolite merupakan langka, setiap spesimen yang berkualitas permata tetaplah memiliki permintaan yang tinggi. Warna merah tua, ungu, dan emas merupakan kombinasi warna yang paling langka.

Ammolite yang alami merupakan buram gak tembus cahaya. Hampir semua spesimen batu Ammolite akan disertai sebagian dari matriks host (lazimnya tanah liat atau batu kapur). Batu Ammolite memiliki kemilau sedikit seperti kaca dan bisa terlihat seperti sedikit beresin saat distabilkan dengan epoxy, polimer, atau resin.

Batu Ammolite hampir selalu dipotong lembaran dalam bentuk bebas. Bentuk yang sudah dikalibrasi lebih diinginkan.

Batu Ammolite lazimnya ditingkatkan dengan treatment layering atau Assembled, yakni batu melalui serangkaian proses pelapisan untuk meningkatkan warna dan daya tahannya. Treatment Assembled lazimnya hadir dalam bentuk Doublet dan Triplet. Treatment ini sangat sering dimanfaatkan pada batu mulia jenis Ammolite dan Opal, dan sudah diakui dalam perdagangan batu mulia selama treatment itu dijelaskan dan diungkapkan. Batu mulia dengan treatment ini lazimnya terdiri dari batu matrix/host yang dilapisi dengan strip tipis batu mulia. Batu matrix/host-nya memberikan ketebalan, kekuatan, dan daya tahan. Batu Ammolite Doublet terdiri dari bagian bawah yang keras (lazimnya Obsidian atau jenis lain dari kaca) dan strip tipis Ammolite terpaku di atasnya. Ammolite Triplet sama seperti Doublet, tapi ditambahkan lapisan ke-3 berupa kristal bening untuk meningkatkan daya tahan dan permainan warnanya. Layering, Doublet, dan Triplet merupakan hal yang sangat umum dan diterima dalam perdagangan permata selama treatment itu diungkapkan. Opal Doublet merupakan jenis yang paling umum dari batu berlapis di pasaran. Batu Ammolite sangat jarang ditawarkan dalam keadaan tanpa treatment.

Ammolite juga sering distabilkan melalui treatment Stabilized, yakni proses stabilisasi untuk meningkatkan kekuatan/kekerasan, warna, dan mengurangi tingkat porositasnya (kerenikan/sifat meresapnya). Proses stabilisasi dilakukan dengan menyatukan bahan perekat (lazimnya plastik, pernis, polymer, epoxy, atau resin) ke dalam pori-pori batu. Tanpa treatment ini, batu permata seperti Turquoise dan Ammolite akan terlalu rapuh untuk dimanfaatkan sebagai perhiasan.

Batu Ammolite sangat susah untuk dibuat tiruannya; tetapi ada beberapa batu permata yang memiliki kemiripan, seperti Labradorite, Spectrolite, dan Opal. Meskipun batu Ammolite lebih langka daripada Opal, Black Opal masih lebih berharga, sehingga Ammolite kadang-kadang dimanfaatkan untuk membuat tiruannya batu Black Opal.

Cara Merawat Batu Ammolite 

Seperti halnya semua batu permata organik lainnya, merawat batu Ammolite membutuhkan perhatian ekstra. Batu Ammolite bisa dibersihkan dengan memakai air hangat dan kain yang lembut. Sabun ringan atau deterjen bisa digunakan jika diperlukan, tapi hindari terkena bahan kimia keras, seperti pemutih, parfum, atau hairspray. Panas yang berlebihan dan asam bisa melemahkan stabilitas dan permainan warnanya. Meskipun Ammolite yang Triplet sedikit lebih tahan lama, kehati-hatian dalam perawatan tetap harus dilakukan untuk semua jenis Ammolite.

Hindari terkena pukulan keras, karena bisa mengakibatkan kerusakan dan pemisahan lapisan Doublet atau Triplet-nya. Ammolite harus disimpan secara terpisah dari batu-batu permata lainnya karena bisa dengan mudah tergores. 1 buah tas sutra, kain yang lembut, atau kotak perhiasan yang berlapis beludru sangat ideal digunakan untuk menyimpan Ammolite.

Berita Lainnya